Terlalu Lama Duduk Bikin Bokong Kendur, Benarkah?

Kompas.com - 13/06/2019, 10:00 WIB
.SHUTTERSTOCK .

KOMPAS.com - Aktivitas duduk seringkali tak terhindarkan bagi sebagian orang. Misalnya, bagi pekerja kantoran yang menghabiskan waktu berjam-jam duduk di belakang meja.

Seorang personal trainer dari Gold Coast, Australia, Belinda Norton mengatakan, duduk dalam waktu yang lama bisa menyebabkan otot bokong berhenti bekerja efektif.

Kondisi ini menurut dia berpotensi membawa dampak kesehatan serius.

Kebiasaan tersebut juga bisa berdampak pada postur tubuh, berat badan, dan kesehatan secara keseluruhan.

Bahkan, kata Belinda, meskipun seseorang sudah tergolong aktif secara fisik, misalnya pergi ke gym dan rutin jalan kaki, terlalu banyak duduk tetap bisa membawa dampak negatif.

"Glute (otot bokong) adalah otot yang paling penting dari otot-otot rangka pada tubuh."

"Jika kita duduk terlalu lama, hip flexor akan menegang dan mencegah aktivasi glute," kata Belinda lewat blog-nya.

Baca juga: Sekalipun Marah, Jangan Pernah Pukul Bokong Anak...

Pada kondisi tersebut, panggul akan sulit terdorong ke depan. Menyebabkan tekanan pada punggung belakang bagian bawah, dan menimbulkan sakit punggung.

Duduk juga mengurangi aktivitas syaraf yang terlibat dalam stimulasi dan kontrasi otot.

Hal ini, menurut dia sangat signifikan dan merusak fungsi kesehatan glute.

"Para praktisi kesehatan menemukan korelasi antara area otot glute yang kurang kuat, dan penyakit kronis di area punggung, pingggul, lutut, atau pergelangan kaki," ujar dia.

Bagi orang-orang yang memang sehari-harinya banyak duduk, hal itu memang tak terhindarkan.

Namun, Belinda menyarankan bagi mereka untuk fokus dan rutin melatih area bokong.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X