Kompas.com - 14/06/2019, 12:24 WIB
Ilustrasi THINKSTOCK.COMIlustrasi

KOMPAS.com – Kuku yang baru dilapisi kuteks setelah melakukan manicure memang terlihat indah. Tapi, dua minggu setelahnya, biasanya yang tertinggal hanya sisa-sisa kuteks yang tidak rata.

Meski kita gemas melihat kuteks yang separo-separo itu, jangan biasakan untuk mengopeknya karena berefek buruk bagi kesehatan kuku.

Menurut pemilik salon khusus kuku dan terapis berpengalaman Charlotte Every, mengopek sisa kuteks bukan cuma menghilangkan kuteks, tapi juga lapisan atas kuku.

“Kebiasaan ini akan merusak dan membuat kuku jadi rapuh,” kata Every.

Lapisan kuku yang rusak akan memiliki tekstur yang rapuh dan menyebabkan timbul bercak putih. Kuku juga lebih gampang pecah-pecah atau retak.

Bila kuku jadi kering, bersisik dan retak, kuteks biasa tidak akan cukup untuk menutupinya.

“Jika ini yang terjadi, kuku harus dirawat dengan minyak khusus agar lembut lagi. Lain kali, gunakan metode yang benar untuk menghilangkan sisa kuteks,” katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari pada mengopeknya, lebih baik gunakan cairan khusus penghapus kuteks, lalu gunakan pelembab setelahnya.

Kuku yang rusak butuh waktu sampai sebulan untuk membuat kuku yang sehat tumbuh lagi. Karena itu rawatlah kuku dengan baik.

Every menyarankan untuk membuat kuku tetap lembab, misalnya dengan menggunakan pelembab atau minyak kutikula sehingga kuku tidak kering. Selain itu, gunakan sarung tangan jika kita sering melakukan proses bersih-bersih menggunakan bahan kimia.

 Baca juga: Waspadai, Perubahan Warna Kuku Kaki Tandakan Ada Penyakit...

 

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.