Madonna: Instagram Hanya Jadikan Manusia sebagai "Budak"

Kompas.com - 17/06/2019, 08:04 WIB
Madonna memakai item fesyen berupa salib Madonna memakai item fesyen berupa salib

KOMPAS.com - Penyanyi kawakan Madonna mengkritik penggunaan media sosial, Instagram salah satunya.

Menurut wanita 60 tahun itu, Instagram hanya memperbudak pemakainya agar mendapat pengakuan dari orang lain.

Madonna yang memiliki hampir 14 juta pengikut di Instagram menyadari jika platform media sosial itu semakin menimbulkan "bahaya", khususnya untuk kaum muda.

“Kamu terjebak dalam membandingkan dirimu dengan orang lain. Haruskah saya seperti itu, bertingkah seperti itu, kelihatan seperti itu?" kata dia.

Baca juga: Lewat Instagram, Ronaldo Pamerkan Prestasinya Musim Ini

Pada bagian itulah Instagram telah membuat manusia menjadi budak. Ya, demi memenangkan pengakuan dari orang lain.

"Saya menolak untuk bertekuk lutut pada ketentuan dan apa yang masyarakat harapkan dari saya sebagai seorang wanita," tambah dia.

Wanita asal AS itu pun menganggap Instagram dibuat untuk membuat manusia merasa buruk.

Peggunaan media sosial kemungkinan akan di atur dalam undang-undang yang lebih ketat di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang keamanan di kalangan anak-anak.

Banyak perusahaan didesak untuk memprioritaskan perlindungan pengguna media sosial alih lih sekadar mempertimbangan keuntungan komersil.

Ratu pop itu juga mengatakan, budaya media sosial telah mengendalikan kehidupan manusia.

Ia merasa beruntung telah tumbuh di era sebelum media sosial merebak.

“Saya cukup beruntung memiliki kehidupan sebagai seniman sebelum telepon, Instagram dan media sosial."

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X