Putri Diana Pernah Konsultasi dengan Ratu untuk Selamatkan Pernikahannya

Kompas.com - 17/06/2019, 10:03 WIB
Putri Diana saat kunjungan ke Bahrain Putri Diana saat kunjungan ke Bahrain

KOMPAS.com - Meski sudah lama meninggal, namun cerita tentang kehidupan Putri Diana terus menarik hingga saat ini. Terutama tentang kisah rumah tangganya yang kandas.

Sebelum resmi bercerai di tahun 1996, rumor mengenai keretakan hubungan Putri Diana dan Pangeran Charles telah beredar luas.

Hubungan mereka memang tampak penuh kebohongan dan masalah kepercayaan sejak awal.

Namun, Putri Diana melakukan segala hal yang ia mampu untuk menyelamatkan pernikahannya. Termasuk menemui secara langsung Camilla, orang ketiga dalam pernikahannya, dan juga berkonsultasi dengan Ratu Elizabeth II.

Dulu, nampak seperti hal yang wajar jika seorang raja memiliki selir. Bahkan, beberapa abad yang lalu, seorang raja dianggap lemah jika dia tidak memilikinya. Tapi kini, berselingkuh dari pasangan telah dianggap sebagai hal yang melawan norma sosial.

Sayangnya, isu perselingkuhan nampaknya tak bisa dihapus oleh keluarga kerajaan, temasuk Pangeran Charles yang jatuh cinta lagi dengan mantan kekasihnya, Camilla.

Rumor mengatakan hal itu memicu terjadinya perselingkuhan hanya tiga tahun setelah Pangeran Harry lahir.

Awalnya Charles mencoba merahasiakan perselingkuhannya dari Diana, tetapi tidak butuh waktu lama bagi sang putri untuk mengetahuinya.

Saat mengetahi tentang perselingkuhan itu, tak banyak hal yang bisa dilakukan Diana.

Ia mencoba mendiskusikan dengan sang suami mengenai permasalahan dalam rumah tangga mereka namun berakhir buntu.

Baca juga: Penghormatan untuk Putri Diana di dalam Nama Anak Meghan dan Harry

Menurut seorang sumber, Putri Diana pun nekat menemui Camilla yang saat itu di duga telah memikat hati suaminya.

Sang putri hadir tanpa undangan saat pesta ulang tahun saudara perempuan Camilla hanya demi menyelamatkan pernikahannya.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X