Sering Gunakan Topi Bikin Rambut Rontok dan Botak?

Kompas.com - 18/06/2019, 16:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

Topi yang digunakan terlalu ketat akan menyebabkan iritasi dan peradangan pada folikel rambut. Kondisi itu mungkin tak secara langsung menyebabkan kerontokan. Namun, kondisi itu bisa menjadi faktor kontribusi.

Materi yang digunakan untuk sebuah topi, pewarna dan bahan tekstil, misalnya, juga bisa menyebabkan kerontokan.

"Jika topi menyebabkan reaksi alergi pada kulit kepala, itu juga bisa menyebabkan kerontokan rambut karena peradangan," kata profesor dermatologi di George Washington University, Dr. Adam Friedman.

Jika seseorang sudah mulai botak karena faktor-faktor lainnya, seperti kecenderungan genetik, kombinasi dengan faktor peradangan ini bisa memperparah proses kerontokan.

Baca juga: Yang Harus Kamu Tahu soal Rambut Rontok

Pada beberapa kasus, menggunakan topi ketika berkeringat juga bisa menjadi faktor lainnya.

"Kandungan garam dari keringat kita secara fisik dapat mengiritasi kulit," kata Friedman.

Jika kita menggunakan topi yang telah berkeringat dalam waktu lama, iritasi tersebut bisa memicu peradangan, yang lagi-lagi bisa memperparah proses kerontokan rambut.

Namun, pada kebanyakan orang kondisi-kondisi tersebut cenderung tidak menjadi faktor risiko serius.

"Secara umum, topi tidak menyebabkan kebotakan," tegas Friedman.

Topi berfungsi melindungi kulit kepala dan wajah dari sinar ultraviolet, yang pada beberapa kasus bisa menyebabkan kanker kulit. Fungsi tersebut dinilai lebih terasa ketinbang perhatian lainnya, termasuk menyebabkan kerontokan rambut.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Time
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X