Kompas.com - 19/06/2019, 19:00 WIB
Ilustrasi mengukur tekanan darah AndreyPopovIlustrasi mengukur tekanan darah

Anjuran garam yang sehat adalah tidak lebih dari 2.300 miligram dalam sehari atau sekitar 1,5 sendok teh.

Jika kita menderita hipertensi, batasi asupan natrium hingga 1.500 miligram sehari demi menurunkan tekanan darah sebesar 5 atau 6 mmHg.

Baca juga: Mengurangi Garam Terbukti Membuat Umur Lebih Panjang

2. Konsumsi lebih banyak potasium

Kadar potasium yang rendah juga berkontribusi terhadap tekanan darah tinggi.

Padahal, kita dianjurkan untuk mengonsumsi potasium sebanyak 3.000 hingga 3.500 miligram melalui asupan makanan seperti pisang, tomat, dan sayuran lainnya.

"Jika Anda memiliki penyakit ginjal berhati-hatilah untuk tidak mengkonsumsi terlalu banyak potasium, karena ginjal mungkin tidak dapat menghilangkannya, kata Laffin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bagi penderita hipertensi, meningkatkan asupan potasium sesuai jumlah yang disarankan dapat menurunkan tekanan darah sebesar 4 hingga 5 mmHg.

3. Diet DASH

Diet DASH memang didesain untuk menurunkan tekanan darah. Pola diet ini menekankan konsumsi buah-buahan, serat, sayuran, biji-bijian dan susu rendah lemak.

Mereka yang melakukan DASH biasanya mampu memenuhi asupan kalium dan menurunkan tingkat asupan sodium yang terlalu tinggi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.