Adakah Pola Makan Terbaik untuk Menunjang Performa Lari?

Kompas.com - 20/06/2019, 12:30 WIB
Pelari melintasi kawasan KEK Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, Minggu (30/9/2018). Dalam upaya mempromosikan wilayah di ujung paling barat Pulau Jawa itu, Kementerian Pariwisata menggagas perhelatan Festival Pesona Tanjung Lesung yang memadukan festival olahraga (sport tourism) dan atraksi budaya. ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO APelari melintasi kawasan KEK Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, Minggu (30/9/2018). Dalam upaya mempromosikan wilayah di ujung paling barat Pulau Jawa itu, Kementerian Pariwisata menggagas perhelatan Festival Pesona Tanjung Lesung yang memadukan festival olahraga (sport tourism) dan atraksi budaya.

KOMPAS.com - Nutrisi adalah hal yang selalu menarik untuk dibahas apalagi jika dikaitkan dengan performa lari.

Lalu, apakah pola makan bisa berpengaruh terhadap ketahanan tubuh ketika berlari? Jawabannya sudah pasti. Menurut hasil penelitian yang dimuat di jurnal International Study of Sports Nutrition, protein merupakan asupan yang sangat penting.

Dalam studi itu para peneliti merekrut total 76 pelari rekreasi, 24 di antaranya adalah vegan, 26 orang vegetarian dan 26 orang makan daging.

Mereka diatur agar memiliki pola latihan yang sama. Studi dilakukan untuk mengetahui kapasitas maksimal mereka sebagai pelari.

Setiap partisipan kemudian diminta melakukan olahraga sepeda selama mungkin, hingga mereka sudah tidak sanggup melakukannya.

Apapun tipe pola makannya, mereka diminta mengkonsumsi sebanyak 2.150 kalori setiap harinya dengan pola diet yang berbeda.

Setiap orang mengkonsumsi jumlah protein yang sama, namun pelari yang menerapkan pola makan vegan mengkonsumsi lebih banyak karbohidat, serat, magnesium, zat besi, folat, dan vitamin E daripada mereka yang vegetarian atau pun mengkonsumsi daging.

Namun, pelari vegan mengkonsumsi lebih sedikit lemak dan vitamin B dari dua kelompok lainnya.

Baca juga: Cerita Jonathan, Turunkan Bobot 45 Kg hingga Jadi Pelari UltraMarathon

Di samping perbedaan pola makan, para peneliti menemukan bahwa kapasitas olahraga semua orang sama.

Menurut salah satu penulis studi Andreas Hahn, Ph.D, apa pun pola makan para pelari, mereka bisa memiliki performa lari yang baik selama mengkonsumsi makanan bernutrisi.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X