Tak Perlu 10.000 Langkah Sehari untuk Bugar

Kompas.com - 21/06/2019, 08:11 WIB
Ilustrasi ThinkstockIlustrasi

KOMPAS.com - Kita mungkin sering mendengar saran untuk memperbanyak langkah hingga 10.000 langkah per hari. Rutin melakukannya dinilai mampu membantu menjaga berat badan, menurunkan risiko penyakit jantung dan tekanan darah, serta alasan kesehatan lainnya.

Namun, sebuah riset terbaru yang dipublikasikan pada JAMA Internal Medicine menemukan bahwa kita sebetulnya kita tidak selalu harus mencapai angka 10.000 langkah untuk mendapatkan manfaat kebugaran. Angkanya bahkan jauh di bawah itu.

Jumlah langkah yang direkomendasikan ternyata cukup sekitar 7.500 langkah saja dalam sehari. Melakukannya dari itu tidak ada manfaat lebih.

Studi tersebut melibatkan 18.000 wanita dengan rata-rata usia 72 tahun. Mereka diminta untuk menggunakan alat pelacak kebugaran pada pinggul mereka pada sesi jalan kaki mereka yang dilakukan selama tujuh hari.

Para peneliti tetap mengawasi para peserta empat tahun setelahnya.

Hasilnya, mereka yang berjalan kaki rata-rata hanya 2.700 langkah per hari selama periode tersebut memiliki risiko kematian tertinggi. Sekitar 275 orang di antaranya meninggal pada jangka waktu empat tahun setelahnya.

Baca juga: Ramping dengan Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari

Sementara mereka yang berjalan rata-rata 4.400 langkah per hari memiliki risiko kematian 41 persen lebih rendah.

Dari situ diketahui bahwa semakin banyak kita melangkah, maka harapan hidup akan semakin panjang. Meski begitu, tidak ada manfaat lebih jika kita berjalan kaki lebih dari 7.500 langkah per hari.

Kecepatan berjalan pun tidak terlalu memberikan dampak.

"Semakin banyak kita berjalan, maka fisik kita akan semakin aktif," kata salah satu penulis studi yang juga profesor epidemologi di Harvard T.H. Chan School of Public Health, I-Min Lee, M.D seperti dikutip dari bicyling.com.

Lee menambahkan, aktivitas fisik telah terbukti mampu memperbaiki faktor risiko penyakit kronis seperti tekanan darah, level insulin, dan kegemukan. 

Selain itu, bagi kamu yang biasa berolahraga lari, tak perlu khawatir jika pada hari-hari tertentu kamu tidak sempat melakukannya. Ingatlah bahwa waktu istirahat juga penting.

Kamu bisa menyelipkan aktivitas jalan kaki pada beberapa waktu, seperti di sela makan siang, pergi dan pulang keeja, serta kesempatan lainnya untuk tetap menjaga kebugaran tubuh dan menghindarkan diri dari risiko kematian dini.

Baca juga: Berjalan Kaki 10.000 Langkah Setiap Hari Itu Mudah, Ini Tipsnya

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X