Menelan Permen Karet Bahaya untuk Tubuh, Benarkah?

Kompas.com - 21/06/2019, 08:37 WIB
. SHUTTERSTOCK.

KOMPAS.com - Permen karet memang diproduksi hanya sebagai makanan yang dikunyah bukan untuk ditelan.

Bahkan, mitos yang beredar menyebut menelan permen karet akan membuatnya tertahan di dalam lambung hingga bertahun-tahun tanpa bisa dicerna.

"Ini hampir sama dengan mitos menelan biji semangka akan menumbuhkan semangka di perut," kata Caleb Backe, pakar kesehatan dan kebugaran.

Sebenarnya, apa yang terjadi saat kita tak sengaja menelan permen karet?

Baca juga: Hindari Mengunyah Permen Karet Sebelum Bercinta

Memang, permen karet memiliki bagian sintetis yang tak dapat dicerna. Namun, itu bukan berati akan membuatnya tertahan di dalam tubuh hingga bertahun-tahun.

Permen karet tak akan bertahan di dalam tubuh lebih dari seminggu karena perut manusia secara berkala mengosongkan isinya ke usus halus.

Menurut ilmuwan dari Ohio State University, saat kita menelan permen karet, permen tersebut akan pindah karet usus besar dan keluar bersama kotoran.

Beberapa komponen permen karet seperti pemanis sebenarnya bisa dicerna. Namun, terlalu sering menelan permen karet tentu saja akan membahayakan tubuh.

"Menelan permen karet berulang-ulang dapat menyebabkan bezoar, sejumlah kecil bahan yang tidak bisa dicerna, berpotensi menyebabkan penyumbatan usus," kata gastroenterolog Edwin McDonald.

Dalam kasus yang sangat jarang, menelan permen karet di saat sedang sembelit bisa menyumbat usus.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X