Pelihara Kucing Turunkan Risiko Serangan Jantung, Benarkah?

Kompas.com - 01/07/2019, 10:50 WIB
Ilustrasi kucing peliharaan. Ilustrasi kucing peliharaan.

KOMPAS.com - Kabar gembira bagi para pecinta kucing.

Sebuah riset menyebut, memelihara kucing dapat menurunkan risiko kematian akibat serangan jantung dan penyakit kardiovaskular, termasuk stroke.

Riset ini dilakukan sejak tahun 2009 dan telah diterbitkan dalam Journal of Vascular and Interventional Neurology.

Menurut pemimpin riset, memelihara kucing dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular pada individu yang berisiko tinggi.

Psikolog klinis berlisensi, Melanie Greenberg menyebut, memeluk kucing juga bisa meredakan gejala kecemasan.

Baca juga: Mengenal 3 Jenis Olahraga untuk Atasi Kecemasan

"Mengelus kucing dapat melepaskan oksitosin, hormon ikatan atau 'bahan kimia pelukan' yang dapat mengurangi stres," ucap dia.

Dalam sebuah studi, ketika merasakan bahagia saat membelai kucing, tingkat stres akan berkurang. Tekanan darah pemilik kucing pun akan jadi lebih rendah.

Penelitian dari University of Minnesota juga mengklaim orang-orang yang tidak memelihara kucing memiliki risiko 40 persen terkena serangan jantung.

Lalu, bagaimana jika kita memiliki alergi terhadap hewan berbulu?

Mereka yang alergi pada hewan berbulu biasanya merasa gatal, mata tiba-tiba merah atau mendadak bersin ketika memegangnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber InStyle,
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X