Kurangi Sampah Plastik, RAN Bawa "Tumbler" Setiap Manggung

Kompas.com - 04/07/2019, 07:30 WIB
Personil grup musik RAN, Rayi Putra bersam istri, Dila Hadju ketika menghadiri acara talkshow di Senayan City, Jakarta Pusat, Rabu (4/7/2019). KOMPAS.com/Nabilla TashandraPersonil grup musik RAN, Rayi Putra bersam istri, Dila Hadju ketika menghadiri acara talkshow di Senayan City, Jakarta Pusat, Rabu (4/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gerakan mengurangi sampah plastik kini mulai menjadi gaya hidup banyak orang.  Personil grup musik RAN, Rayi Putra ternyata juga punya cerita sendiri soal usaha mengurangi sampah plastik bersama rekan-rekan manggungnya.

Sejak 2018 akhir, Rayi bersama 15 orang rekannya di tim manajemen RAN (termasuk personil lainnya, Asta dan Nino) memulai langkah tersebut bersama-sama.

"Kita lihat di lingkungan manggung apa yang bisa dikurangi," kata Rayi saat ditemui pada acara talkshow Envirochallenge di gerai The Body Shop Senayan City, Jakarta Pusat, Rabu (3/7/2019).

Rayi dan rekan-rekannya kemudian menyadari bahwa dalam sekali manggung mereka bisa menghabiskan sekitar 100 botol minum kemasan, dari sebelum hingga setelah manggung di satu acara.

Karena alasan itu, RAN dan tim kemudian mencoba mengurangi sampah plastik. Sebagai 'rider' manggung, mereka meminta agar tidak diberikan botol minum plastik melainkan disediakan dispenser.

Setiap orang juga membawa botol minum masing-masing yang bisa diisi ulang.

"Kita beli tumbler sendiri untuk dibawa kemana-mana. Bahkan bikin hardcase untuk tumbler-nya," kata ayah satu anak itu.

Baca juga: Berbagai Tindakan Sederhana untuk Mengurangi Penggunaan Plastik

Dari langkah tersebut, setidaknya RAN sudah bisa ikut mengurangi sebanyak 100 sampah botol plastik. Sehingga dalam seminggu, mereka sudah bisa mengurangi ratusan sampah botol plastik.

Langkah ini, kata Rayi, kemudian diikuti juga oleh beberapa musisi lain.

"Relatif mudah tapi dampaknya bisa terasa," kata dia.

Kepada semua orang yang mau memulai mengurangi sampah plastik, Rayi berpesan untuk tak menganggapnya sebagai hal yang sulit. Langkah tersebut menurutnya akan mudah jika diiringi usaha.

"Kadang kesannya kok berat atau susah. Sebenarnya sih enggak ribet dan sebegitu sulitnya," kata penyanyi kelahiran Jakarta 1987 itu.

Ketika menjalani hidup dengan mulai mengurangi sampah plastik, tak masalah jika sesekali lupa dan masih menggunakan plastik. Setidaknya, kata dia, kita berusaha menyebarkan nilai-nilai positif tersebut ke lingkungan sekitar.

"Itulah yang kita perlu usahakan bersama karena akan ada dampak baik yang ditimbulkan," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X