BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan GOFOOD

Awas Ambruk, Ini Trik Atur Makan Siang Buat Anda yang Super Sibuk!

Kompas.com - 05/07/2019, 12:29 WIB
ilustrasi pesan makan online Dok. Go-Foodilustrasi pesan makan online

KOMPAS.com – Waktu menunjukkan pukul 11.45 Waktu Indonesia bagian Barat (WIB). Dalam hitungan 15 menit lagi jam makan siang akan segera tiba. Namun, Nita (27) masih terlihat sibuk di meja kerjanya

Jika seperti itu, biasanya mau tidak mau wanita yang berprofesi sebagai akuntan tersebut memundurkan jam makan siangnya, atau menggabungkannya bersama makan malam.

Ya, kadang kesibukan di tempat kerja membuat seseorang terjebak dalam pola hidup tak sehat. Contohnya seperti Nita yang menjadi tokoh ilustrasi di atas.

Kondisi tersebut biasanya menjadi gambaran sehari-hari para pekerja kantoran saat ini. Bahkan, penelitian yang dikutip Kompas.com, Selasa (28/9/2010) menyebutkan, satu dari 10 karyawan tidak pernah mendapatkan waktu istirahat siang.

Masih dari laman yang sama, ahli nutrisi dr. Chris Fenn mengatakan, melewatkan jam makan siang tampaknya menjadi tren umum, padahal ini bisa berpengaruh buruk pada kesehatan. Misalnya, peningkatan kadar gula darah, terganggunya sistem pencernaan, perubahan hormon, hingga kenaikan berat badan.

Nah, supaya Anda tetap bisa menikmati jam makan siang di tengah kesibukan, tak ada salahnya coba trik-trik berikut ini.

Membuat list menu makan siang

Pekerjaan yang menumpuk kerap menuntut seseorang harus tetap fokus untuk menyelesaikannya.

Bila sudah seperti itu, memikirkan menu makan siang rasa-rasanya hanya menambah beban.

Tak jarang, ujung-ujungnya memilih menu sembarangan. Padahal, dikutip dari Healthline, Kamis (2/6/2019), makanan dapat mempengaruhi mood seseorang.

Sebagai solusi, tak ada salahnya membuat list menu makan siang, setidaknya untuk satu minggu ke depan.

Intip referensi makanan dari media sosial

Tak bisa dipungkiri, media sosial memiliki peranan penting di setiap sendi kehidupan, termasuk untuk urusan makanan.

Coba saja lihat Instagram ataupun Youtube. Berbagai postingan kuliner menggugah selera tersedia di sana.

Misalnya akun Instagram jktfoodbang atau channel Youtube seperti Tasty, Munchies, maupun Buzzfeed.

Rasa-rasanya itu cukup menjawab kebingungan Anda soal referensi menu makan siang.

ilustrasi makan siangDok. Go-Food ilustrasi makan siang

Pesan online lebih praktis

Banyak hal tak terduga sering terjadi di luar rencana. Misalnya, saat hendak makan siang, Anda masih harus berkutat dengan pekerjaan lantaran dikejar deadline seperti Nita di atas.

Biasanya, jika hal tersebut terjadi, Anda jadi tak punya cukup waktu untuk makan siang di luar.

Belum lagi pertimbangan kondisi jalanan yang acap kali macet di waktu tertentu, misalnya pada jam makan siang.

Beruntungnya, berkat kecanggihan teknologi saat ini, urusan perut bisa terpenuhi hanya dengan mengandalkan ponsel pintar.

Tanpa perlu repot-repot ke lokasi, Anda sudah bisa membeli santapan favorit secara online lewat aplikasi pesan antar makanan.

Bahkan, cara tersebut sudah menjadi sebuah fenomena ‘kekinian’ di tengah masyarakat, sebagaimana diwartakan Kompas.com, Rabu (6/2/2019).

Dari sekian banyak penyedia layanan pesan antar makanan online, Go-Food bisa menjadi salah satu pilihan Anda.

Selain praktis, memesan makanan lewat layanan tersebut kadang dinilai jauh lebih hemat, lantaran banyaknya promo yang diberikan.

Salah satunya keuntungan voucher dan cashback dengan total Rp 156.000 bagi pengguna baru yang bisa dinikmati hingga tanggal 14 Juli nanti.

Untuk pilihan makanan, Anda tak perlu khawatir karena Go-Food telah menggandeng setidaknya lebih dari 300.000 mitra merchants kuliner dari seluruh Indonesia.

Nah, dengan kemudahan dan banyaknya pilihan tersebut, sekarang Anda tidak perlu khawatir bingung menentukan menu makan siang di sela-sela kesibukan kantor.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya