Jenis Daging yang Sebaiknya Dibatasi Konsumsinya

Kompas.com - 05/07/2019, 19:12 WIB
Ilustrasi daging merah dan daging putih. Ilustrasi daging merah dan daging putih.

Efek buruk

Menurut dokter bedah Mir Ali, konsumsi daging, terutama daging merah, akhir-akhir ini menjadi topik penelitian yang hangat karena efek negatifnya pada penyakit tidak menular seperti kanker dan jantung.

Semua risiko tersebut disebabkan oleh kadar lemak jenuh dan kolesterol tinggi, serta senyawa karsinogenik yang terbentuk saat proses pengolahan dengan suhu tinggi.

"Selain itu, L-karnitin dalam daging merah menyebabkan penumpukan plak di arteri," kata Ali. Namun, temuan ini masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut.

Daging olahan, seperti sosis atau bacon, yang diklaim tak sehat biasanya dimasak dengan cara pengasinan, pengawetan, fermentasi, pengasapan atau proses lain yang meningkatkan cita rasa atau meningkatkan pengawetan.

Baca juga: 5 Cara Melawan Kecanduan Garam dan Gula

Kadar garam dan lemak jenuh yang tinggi menjadikan daging olahan sebagai salah satu makanan terburuk.

"Garam dan lemak jenuh meningkatkan kolesterol dan tekanan darah tinggi, meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke," kata Goldberg.

Apalagi, pada tahun 2015 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan daging olahan sebagai karsinogen kelompok satu karena memicu kanker kolorektal.

Daging merah, secara umum — seperti daging sapi, babi, dan domba — berada dalam masuk dalam kategori nomor dua.

Untuk menjaga kesehatan, disarankan untuk menghindari lemak jenuh atau setidaknya membatasinya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X