3 Faktor Penentu Siap atau Tidaknya Anak Masuk PAUD

Kompas.com - 06/07/2019, 10:03 WIB
Ilustrasi balita KOMPAS.com/SRI NOVIYANTIIlustrasi balita

KOMPAS.com - Memasuki usia tiga tahun, umumnya anak mulai diperkenalkan dengan konsep belajar di sekolah, yaitu PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini).

Namun, menurut Dr. Andyda Meliala, pemerhati pendidikan anak usia dini dan founder Resourceful Parenting Indonesia, sebelum memilih sekolah untuk anak, perhatikan dulu tiga faktor yang menentukan siap atau tidaknya anak untuk sekolah.

Ketiga faktor itu adalah, fisik, mental, dan kecerdasan.

“Secara fisik bisa dilihat dari usia, misalnya anak berusia 5 tahun biasanya sudah siap masuk ke TK. Lalu secara sosial, dia siap untuk bergaul, dan dari sisi kecerdasan dia siap untuk menerima perintah,” jelas dr Andyda saat ditemui usai acara SGM Eksplor 3Plus Ajak Orangtua Dukung Semangat Sekolah Si Kecil dengan Nutrisi Seimbang di KAUM Jakarta belum lama ini.

Baca juga: Sakit Setiap Mau Sekolah, Apakah Ini Serangan Cemas?

Yang perlu diwaspadai adalah jika anak belum siap, tapi dipaksakan untuk tetap sekolah, anak-anak bisa mengalami trauma yang bisa menyebabkan otak kanan tertutup, sehingga anak tidak bisa menerima pelajaran.

Ketimbang memaksa anak bersekolah, lebih baik menyesuaikan dengan kesiapan si kecil.

“Setiap anak punya karakter berbeda. Ada anak yang membutuhkan waktu lebih lama beradaptasi. Orangtua bisa mencari sekolah yang sesuai, misalnya jam belajarnya tidak terlalu panjang. Seiring berjalan waktu ketika anak semakin nyaman, jam belajar bisa ditambah,” ujarnya.

Menurut dokter lulusan Universitas Melbourne ini, PAUD adalah tahap pembelajaran yang sebaiknya tak dilewatkan, karena merupakan fondasi belajar anak secara formal yang didesain sebagai institusi transisi yang mempersiapkan anak ke jenjang berikutnya.

Fondasi yang akan dibangun pada saat PAUD adalah pendidikan (learning to learn), kesehatan (membangun pola makan sehat seimbang), dan kesejahteraan.

“Ketika orangtua memutuskan untuk mengenalkan anak usia dini pada lingkungan sekolah, maka anak akan menghadapi dunia baru,” ujar dr Andyda saat.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X