Bukan Setelah Mandi, Deodoran Paling Efektif Digunakan Malam Hari

Kompas.com - 12/07/2019, 11:00 WIB
Dr. Melyawati Hermawan, SpKK dan Senior Brand Manager Dove Deodorant  Anggya Kumala pada acara media gathering Dove Sensitive Deodorant di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/7/2019).  Dok. DOVE Dr. Melyawati Hermawan, SpKK dan Senior Brand Manager Dove Deodorant Anggya Kumala pada acara media gathering Dove Sensitive Deodorant di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/7/2019).

KOMPAS.com - Banyak orang sudah terbiasa menggunakan deodoran setelah mandi atau sebelum bepergian ke luar rumah. Bagi orang-orang yang memiliki keringat berlebih, memakai deodoran menjadi hal wajib untuk mencegah bau badan.

Namun, tahukah kamu bahwa deodoran secara medis sebetulnya lebih efektif mengatasi keringat jika diaplikasikan pada malam hari?

Dr. Melyawati Hermawan, SpKK menjelaskan, pada malam hari kelenjar keringat cenderung lebih minim karena aktivitas kita lebih sedikit daripada pada waktu-waktu lainnya.

Deodoran sebetulnya menargetkan kelenjar minyak, bukan kulit ketiak. Sehingga ketika keringat yang keluar minim, deodoran akan lebih mudah masuk dan bekerja dengan sempurna di tempat targetnya.

Deodoran kemudian bisa membuat semacam dinding pelindung agar keringat tidak ke luar ke permukaan kulit.

"Di keesokan harinya produksi kelenjar keringat tidak bisa sampai ke permukan karena sudah ada dia (deodoran) yang menutup," kata Melyawati pada media gathering Dove Sensitive Deodorant di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/7/2019).

Baca juga: Cara Mengetahui Apakah Bau Badan Kita Mengganggu

Karena menargetkan kelenjar keringat, maka kita tak perlu khawatir efek deodoran akan hilang jika kita mandi dan membersihkan ketiak di keesokan harinya.

Setidaknya biarkan deodoran semalaman atau kurang lebih selama enam hingga delapan jam sebelum area tersebut dibersihkan.

"Saat mandi tetap bilas ketiak. Tapi ada sugesti enggak PD (percaya diri). Padahal secara teori pakai sehari di malam hari sudah cukup. Dia harusnya bisa melindungi sampai 24 jam atau lebih," tuturnya.

Meski diklaim bisa menjadi dinding pelindung agar keringat tak keluar ke permukaan kulit, jangan ragu mitos deodoran berbahaya untuk digunakan.

Sebab, deodoran tidak 100 persen menahan keringat dan hanya menahan keringat pada area ketiak.

"Area ketiak kan hanya sebagian kecil dari tubuh," ucap dia.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X