Cara Padu Padan Perhiasan Emas ala Sandra Dewi

Kompas.com - 12/07/2019, 18:37 WIB
Aktris Sandra Dewi dalam peluncuran lini perhiasan Sandra Dewi Gold di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (12/7/2019).KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Aktris Sandra Dewi dalam peluncuran lini perhiasan Sandra Dewi Gold di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (12/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain sebagai barang investasi, perhiasan emas juga menjadi item untuk mempercantik diri bagi aktris Sandra Dewi.

Perhiasan menurutnya bisa meningkatkan kepercayaan diri. Apalagi, ia sempat mengalami ketidakpercayaan diri di masa kehamilan anak keduanya.

"Di kehamilan kedua saya mulai merasa kok badan lebih besar, lebih ada rasa tidak percaya diri daripada hamil pertama."

Hal itu diungkapkan Sandra pada peluncuran lini Sandra Dewi Gold di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (12/7/2019).

Baca juga: Sandra Dewi Tak Ragu Hapus Komentar Nyinyir Warganet Tentang Anaknya

Sandra punya trik sendiri dalam memadupadankan perhiasan. Apalagi ia gemar mengenakan pakaian polos, sehingga perhiasan bisa mempercantik penampilannya.

Dalam satu penampilan, biasanya Sandra hanya menggunakan satu perhiasan berukuran besar atau beberapa perhiasan berukuran kecil.

"Kalau mau yang besar, satu saja yang dominan. Pokoknya saat aku ngaca ini enggak too much, karena itu bukan karakter aku," kata istri dari Harvey Moeis itu.

Namun, Sandra cenderung lebih berani dalam menggunakan cincin. Pada keseharian saja, ia bisa menggunakan beberapa cincin sekaligus. Misalnya pada jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis.

Sebab, perhiasan di tangan akan menarik mata jika ia berbicara menggunakan tangan. Selain itu, cincin yang bertumpuk juga tidak akan mengganggu penampilan wajah.

"Kalau wajah, aku kan bukan karakter yang too much. Kalau cincin aku lebih berani, bisa pakai tumpuk," kata aktris yang juga baru meluncurkan lini kosmetik beberapa waktu lalu itu.

Baca juga: Tren Perhiasan Murah Para Selebriti

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X