Yang Terjadi pada Tubuh Saat Kita Berhenti Mengonsumsi Gula

Kompas.com - 15/07/2019, 20:27 WIB
Ilustrasi Gula Pasir. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO KRISTIANTO PURNOMOIlustrasi Gula Pasir. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

Ia menambahkan, gula dapat menyebabkan diabetes, alzheimer dan banyak gangguan lainnya.

"Sayangnya, banyak orang masih merasa sulit untuk berhenti mengonsumsi gula karena gula mengandung sifat adiktif," ungkapnya.

Gula memicu neurotransmiter di otak yang dikenal sebagai dopamin. Ini memberi kita perasaan senang yang instan.

Namun, efek itu hilang segera karena dopamin alias neurotransmitter di otak yang memicu efek tersebut hanya dibuat sementara.

Setelah efeknya hilang, kita mulai merasa kurang berenergi dan ingin kembali mengonsumsi gula.

Baca juga: Rasakan, Dampak pada Tubuh Saat Berhenti Konsumsi Gula

"Siklus yang kejam ini berlanjut," tambahnya.

Ia mengatakan, gula dapat menyebabkan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) dan masalah perilaku lainnya pada anak-anak.

Tapi, jika gula yang kita konsumsi berasal dari buah, seperti mangga pisang atau nanas, maka tak akan menyebabkan masalah ksehatan jika dikonsumsi secara teratur.

Karbohidrat kompleks seperti millet, beras merah, kacang-kacangan, dan biji-bijian juga baik untuk kesehatan.

Kita tetap bisa mengonsumsi gula dari jus tebu, tetapi bukan gula yang telah mengalami pemrosesan. Kurma, gula kelapa, madu, sirup maple bisa menjadi alternatif gula yang menyehatkan.

Alternatif gula sehat ini tidak hanya dapat membantu penurunan berat badan, tetapi juga dapat meningkatkan kesehatan jantung, mengendalikan diabetes, dan mencegah perubahan suasana hati.

Kita bisa berhenti mengonsumsi gula mulai dari mengendalikan tingkat konsumsi, seperti meminimalisir konsumsi makanan manis.

Baca juga: Apa Beda Efek Gula Sederhana dan Gula Kompleks pada Tubuh?

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber NDTV
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X