Bahaya Menjadikan Olahraga sebagai Pelarian Stres

Kompas.com - 18/07/2019, 12:13 WIB
Ilustrasi Olahraga LariSHUTTERSTOCK Ilustrasi Olahraga Lari

KOMPAS.com - Bagi pencinta dunia kebugaran, pasti satu hari saja melewatkan olahraga akan terasa ada yang aneh. Hal semacam ini akan mengakibatkan rutinitas olahraga yang kompulsif demi menciptakan rasa lega.

Menurut psikolog Scott Bea, ada beberapa hal yang menyebabkan perilaku obsesif dalam berolahraga.

Sebagian orang biasanya menggunakan rutinitas olahraga sebagai "pelarian" dari stres atau rasa cemas yang didera.

"Stresor awal seperti kecemasan dan pencitraan palsu dapat memicu lonjakan dalam durasi berolahraga," kata Bea.

Perilaku ini mirip dengan awal dari banyak perilaku kompulsif lainnya. Mereka yang berolahraga secara kompulsif biasanya mengabaikan rasa lelah dan pegal karena olahraga berlebihan.

Mereka berpikir, tidak mampu mencapai citra tubuh ideal akan membuat mereka lebih menderita daripada sekadar rasa lelah.

Banyak orang yang melakukan olahraga secara kompulsif juga menderita gangguan makan.

"Orang-orang dapat memasuki lingkaran setan ini untuk mencapai apa yang dianggap 'sehat' oleh masyarakat," kata Bea.

Baca juga: Mengenal 3 Jenis Olahraga untuk Atasi Kecemasan

Ancaman kesehatan

Halaman Berikutnya
Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X