Kompas.com - 19/07/2019, 12:12 WIB

Seiring waktu, perilaku seorang gaslighter memotong kepercayaan diri seorang korbannya.

Kita mungkin menganggap semua adalah kesalahan kita dan meminta maaf sepanjang waktu, lalu bertanya-tanya apakah kita terlalu sensitif.

Kita mungkin merasa cemas dan terisolasi, dan mempertanyakan kesan, pikiran serta perasaan sehingga kesulitan mengambil keputusan.

"Semua ini akan menjadi efek dari perilaku gaslighting pada seseorang,” kata McNulty.

Lalu, bagaimana cara mengatasi gaslighting?

Jika kita merasa mengalami gaslighting, McNulty menyarankan untuk menceritakan kepada orang yang kita percaya.

"Kita harus keluar dari pengaruh gaslighter dan membuat perspektif Anda didengar dan dipahami," kata McNulty.

Sangat mungkin untuk jatuh hati pada seseorang dan menyadari mereka melakukan gaslighting setelah satu atau dua kali kencan.

Jika kita telah berkali-kali terjebak dalam situasi ini, sebaiknya kita melakukan terapi.

Menurut Pitta, kita harus mencari tahu apa penyebab kita bisa tertarik dengan pelaku gaslighting. Bisa jadi, kita adalah tipe orang yang patuh.

Biasanya, orang yang bersifat mengendalikan mencari pasangan yang bisa mereka kendalikan.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber menshealth
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.