Kompas.com - 20/07/2019, 19:00 WIB

"Ada kain sisa produksi di pabrik saya yang bisa saya jual ke pabrik sepatu tersebut. Kita suplai kain, dia kasih sepatu. Itu lah awal mula barter," ujar Hendi.

Identitas sepatu Rafheoo

Masuk industri sepatu, berarti harus siap dengan ide-ide segar. Mental semacam itu yang diakui Hendi harus dimiliki setiap pegiat kreatif untuk bertahan di industri bermodal besar tersebut.

Hendi mengungkapkan, mental tersebut ia pupuk sejak membangun Rafheoo Footwear. Ia mencoba mengambil inspirasi dari merek-merek unik, satu di antaranya Visvim.

Baginya, merek busana asal Jepang tersebut, terutama produk sneakers, memiliki konsep out of the box. Hal tersebut tercermin dari material upper, mulai dari denim hingga suede.

"Nah, suatu saat saya mau punya roh seperti Visvim. Bikin sepatu dengan deliver material unik di sepatu saya," katanya.

Rafheoo FootwearKOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYA Rafheoo Footwear

Sejauh ini, Rafheoo sudah menggunakan material-material unik, mulai dari corduroy, kendo gi, canvas, twill, broken twill hingga waffle. Hendi tak menampik jika ke depan Rafheoo bakal membuat sneakers dengan material upper unik.

"(Identitas Rafheoo adalah) keunikan dari kain itu sendiri," ujar Hendi.

Selain upper, yang menarik perhatian dari Rafheoo adalah midsole berdesain tambalan. Hendi mengakui jika konsep itu terinspirasi dari Visvim Sky Lo Stripes. Lalu, ia merealisasikan dengan membuat desain lebih simpel—tidak warna-warni.

Untuk membuat tambalan tersebut pun tak mudah. Ia perlu 'kanibal' satu midsole untuk dipotong, lalu tempel satu per satu. Hal ini pula yang membuat produksi sepatu vulkanisasi ini dua setengah kali lebih lama daripada sneakers umumnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.