Kompas.com - 23/07/2019, 19:00 WIB

 JAKARTA, KOMPAS.com - Sekilas, selain desain mesh pada bagian upper, tak ada yang membedakan antara Nike Air Zoom Pegasus 36 dengan pendahulunya, Pegasus 35.

Namun, saat dipakai, generasi penerus sepatu lari Pegasus tersebut baru terasa.

Kompas.com mendapat kesempatan merasakan Pegasus 36 untuk lari pagi hingga belasan kilometer.

Dalam percobaan, sepatu lari dengan harga terjangkau—Rp 1.799.000 juta ini menawarkan fitur ciamik yang dapat mendongkrak performa.

Pada bagian upper, misalnya, sekalipun dari segi tampilan sedikit berbeda dengan pendahulunya, sirkulasi udara masih terasa, sehingga ketika lari hingga belasan kilometer kaki tidak akan terasa panas.

Baca juga: Nike Air Max 97 Bergaya Tie-Dye dengan Sentuhan Chicago

Nike Air Zoom Pegasus 36KOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYA Nike Air Zoom Pegasus 36

Nike sengaja mendesain ini, di mana mesh yang disajikan dengan perforasi tambahan meningkatkan breathability di area yang bersuhu panas, seperti bagian kaki depan dan lengkungan sepatu.

Selain itu, Pegasus 36 juga mengakomodasi pelari yang mencari sepatu dengan kemampuan mendekap kaki secara aman dan nyaman, namun tidak membatasi gerakan. 

Kemampuan ini tak lepas dari sistem tali Pegasus 36, di mana kabel Flywire terbuka pada bagian tengah sepatu. Selain itu, fungsi kabel tersebut juga bisa membuat pelari tetap aman, sekali pun menambah kecepatan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.