Jangan Diremehkan, Hobi Gigit Kuku Picu Banyak Masalah Kesehatan

Kompas.com - 27/07/2019, 20:00 WIB
Ilustrasi menggigit kuku AndreyPopovIlustrasi menggigit kuku

KOMPAS.com - Kebiasaan mengigit kuku atau dalam bahasa medis disebut onychophagia. Hal ini telah mempengaruhi sekitar 20-30 persen populasi dunia.

Biasanya, orang mengigit kuku karena memiliki sifat perfeksionisme, stres kegelisahan, gangguan obsesif kompulsif atau sekadar bosan.

Kebiasaan semacam ini memang nampak tidak berbahaya. Namun, jangan salah. Kebiasaan ini bisa memicu infeksi bakteri atau jamur masuk ke dalam tubuh dan aliran darah.

Menurut Mayo Clinic, menggigit kuku dapat meningkatkan risiko untuk tertular pilek atau flu.

Pakar dermatologi Raman Madan mengatakan, menggigit kuku memang terlihat sepele, namun bisa memiliki konsekuensi jangka panjang.

"Masalah utamanya adalah ada banyak kuman di bawah kuku," ucap dia.

Baca juga: Bahaya Kebiasaan Mengopek Sisa Kuteks di Kuku

Riset menunjukkan, mereka yang hobi menggigit kuku memiliki E. Coli, bakteri yang dapat menyebabkan masalah lambung dan banyak masalah kesehatan lainnya.

"Dalam air liur mereka juga terdapat tiga kali lipat bakteri E.Coli, daripada mereka yang tidak memiliki kebiasaan semacam ini," ungkap dia.

Jika kita pernah melakukan manikur, kita pasti akan menyadari kotoran yang diambil dari bawah kuku.

Itu hanya bagian yang bisa terlihat oleh mata, belum bakteri-bakteri atau kotoran yang tak terjangkau oleh indera penglihatan.

Patogen yang paling umum bersembunyi di bawah kuku kita adalah bakteri staphylococcus, strep, dan coryneform.

Bakteri tersebut dapat masuk ke tubuh melalui luka di kulit atau dari menelannya setelah menggigit kuku.

Selain itu, jaringan kuku kita juga terdapat jamur dermatofit, yang dikenal sebagai kurap.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention, lebih dari 200 virus flu menyebar di setiap waktu.

Baca juga: Tren Kuku Akrilik, Cantik tapi Bikin Repot

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X