Sejarah Panjang Lipstik hingga Jadi Tren Mode Masa Kini

Kompas.com - 29/07/2019, 09:46 WIB
. VIA THINKSTOCK.

KOMPAS.com - Tahukan kamu, setiap tanggal 29 Juli diperingati sebagai hari lipstik internasional? Yah, pewarna bibir yang disukai banyak wanita ini ternyata memiliki sejarah panjang.

Bagi banyak wanita, tak lengkap rasanya jika bepergian tanpa pulasan lipstik di bibir. Ternyata, memakai pewarna bibir ini telah ada sejak zaman prasejarah.

Sejak awal zaman prasejarah, manusia selalu memiliki kebutuhan untuk membedakan diri mereka sendiri antara yang lain.

Untuk tampil berbeda, manusia di zaman itu juga telah menggunakan sepatu, peralatan, perhiasan, dan kosmetik.

Dalam peradaban kuno, tata rias adalah simbol status baik untuk pria dan wanita. Selain estetika, makeup juga berfungsi sebagai pengobatan.

Bangsa pertama yang memakai lipstik atau pewarna bibir adalah bangsa Sumeria alias kaum yang hidup pada peradaban kuno di Mesopotamia selatan.

Saat itu, pewarna bibir terbuat dari buah-buahan, henna, karat tanah liat dan serangga. Lalu, wanita Mesopotamia menumbuk perhiasan untuk menambah warna dan kilau di bibir mereka.

Evolusi terbesar pembuatan lipstik terjadi di Mesir Kuno, di mana seluruh penduduk memakai kosmetik tidak hanya untuk estetika tetapi juga untuk melindungi diri dari sengatan matahari dan angin gurun.

Baca juga: Mencegah Bibir Kering di Udara Dingin

Lipstik bagi orang-orang Mesir Kuno telah menjadi bagian dari 'pakaian' sehari-hari, kecuali untuk masyarakat kelas bawah yang tidak memiliki uang untuk membeli kosmetik.

Pada awalnya, lipstik dibuat dengan kombinasi pewarna yang diekstrak dari rumput laut, yodium dan bromin mannite, yang dapat menyebabkan penyakit serius hingga kematian.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X