Hindari Komentar Ini pada Sahabat yang Patah Hati

Kompas.com - 31/07/2019, 12:52 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Putus cinta memang menyakitkan dan menyebalkan. Hubungan yang diakhiri dengan drama atau pun pembicaraan baik-baik, tetap saja bikin siapa pun tidak bahagia.

Itu sebabnya, ketika sahabat kita sedang patah hati, kita akan berusaha ada di sampingnya untuk membuatnya segera "move on".

Namun, perlu diketahui tidak semua ucapan kita dapat membantu menenteramkan hatinya. Malah, jika salah berkomentar bisa membuatnya makin terpuruk

Berikut kalimat yang baik untuk dikatakan kepada teman yang baru putus:

1. “Tak apa bersedih”
Terkadang seseorang merasa malu dengan dalamnya rasa sedih yang dirasakan setelah putus dengan pacar, terutama jika hubungan itu baru berjalan dalam hitungan bulan atau buru-buru memutuskan pacaran padahal baru kenal.

Hindari berkomentar "nyinyir" saat ia menunjukkan kesedihannya. Cukup berikan pelukan atau dengarkan curhatannya tanpa menghakimi.

Baca juga: Kisah Sepasang Bocah Pengidap Leukimia, dari Sahabat Jadi Suami-Istri

2. “Kamu akan merasa lebih baik”
Untuk membuatnya percaya, kamu harus punya sesuatu untuk membuktikan ada potensi lebih dengan melajang. Misalnya, membuat daftar ia akan baik-baik saja tanpa si mantan, seperti bisa lebih bebas menerima tawaran kerja di kota lain yang selama ini diimpikannya.

3. “Perasaan ini akan berlalu”
Mungkin akan sulit mengingat rasa bahagia saat jatuh cinta saat sedang berduka karena putus cinta.

Patah hati tidak bertahan selamanya. Kamu boleh merasa sedih, menerimanya, dan pada akhirnya kamu akan menemukan seseorang yang lebih baik.” Pastikan untuk mengatakan ini dengan intonasi suara yang lembut dan menenangkan, karena jika dengan nada yang salah, itu bisa secara tidak sengaja tampak kamu menyepelekan perasaannya.

4. “Tak ada yang salah dengan hari yang buruk”
Ingatkan sahabatmu tentang pencapaian dan pengalaman positif yang terjadi di sekitar.

Memberikan ruang untuk orang yang bersedih dapat membantu mereka menemukan energi untuk menjalani hari berikutnya sedikit lebih mudah.

5. “Bangkitlah, ketika kamu sudah siap.”
Tidak ada patokan waktu kapan patah hati akan sembuh, tetapi bukan berarti kita tidak bisa mengingatkannya tentang senangnya berkenalan dengan orang baru dan menikmati hidup.

Baca juga: 7 Sahabat Ini Beli Rumah untuk Pensiun Bersama

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber SELF
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X