Kompas.com - 02/08/2019, 15:08 WIB
Ilustrasi olahraga shutterstockIlustrasi olahraga
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Salah satu label yang melekat pada hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah silent killer. Penyakit ini tidak bisa disembuhkan, namun ada cara mengobati darah tinggi untuk menghindari dampak buruknya pada tubuh.

Apabila hipertensi dibiarkan, maka konsekuensinya bisa fatal. Mulai dari serangan jantung, gagal jantung, stroke, masalah retina mata, hingga gagal ginjal. Itu sebabnya memeriksa tekanan darah secara berkala sangat penting.

Bagaimana cara mengobati darah tinggi?

Darah tinggi bisa saja benar-benar hilang dari tubuh seseorang apabila hipertensi terjadi karena bawaan penyakit lain seperti ginjal atau kelenjar anak ginjal.

Meski demikian, hipertensi pada 90 persen penderitanya tidak bisa disembuhkan.

Baca juga: 6 Cara Alami Atasi Hipertensi

Cara mengobati darah tinggi paling efektif adalah dengan mengubah gaya hidup secara drastis. Tinggalkan semua gaya hidup yang memicu tekanan darah tinggi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut ini beberapa cara mengobati darah tinggi:

Kurangi konsumsi garam

Dalam sehari, pria dewasa sebaiknya mengonsumsi kurang dari 2 gram sodium atau setara satu sendok teh garam. Selain itu, penting untuk memeriksa kandungan nutrisi makanan yang dikonsumsi.

Makan kaya nutrisi

Cara berikutnya yang tak kalah penting adalah mengonsumsi makanan kaya nutrisi seperti buah dan sayuran. Selain itu, konsumsi ikan, kacang-kacangan, dan produk olahan susu yang rendah lemak.

Aktif bergerak

Orang dewasa sebaiknya melakukan 150 menit aktivitas fisik berintensitas medium dalam sepekan. Selain itu, hindari duduk terlalu lama.

Hindari merokok dan konsumsi alkohol

Berhenti merokok bisa mengurangi risiko serangan jantung secara drastis. Selain itu, penting juga untuk menghindari konsumsi alkohol.

Kelola stres

Pandai mengelola stres salah satunya dengan berolahraga seperti yoga atau meditasi.

Beberapa cara di atas bisa membantu penderita hipertensi untuk menjaga tekanan darah tetap stabil. Dengan gaya hidup yang baik, tekanan darah juga akan terjaga dengan baik pula.

Baca juga: 6 Cara Alami Atasi Hipertensi

Hipertensi, penyakit tanpa gejala

Sebagian besar penderita hipertensi tidak akan merasakan gejala yang signifikan. Itulah mengapa memeriksa tekanan darah secara berkala merupakan hal yang penting.

Risiko tekanan darah tinggi juga meningkat seiring dengan pertambahan usia. Ada banyak riset yang menemukan fakta bahwa pembuluh darah kehilangan elastisitasnya ketika seseorang menua.

Belum lagi risiko penyumbatan pembuluh darah yang rentan memicu serangan jantung dan stroke.

Pola makan seseorang juga sangat berpengaruh. Tubuh yang menua tidak lagi bisa memproses garam secara maksimal. Itu sebabnya, ketika seseorang mengalami tekanan darah tinggi, tidak ada celah untuk menyembuhkannya.

Baca juga: Manfaat Olahraga untuk Orang Hipertensi dan Pilihannya

Hal yang bisa dilakukan adalah menjaga tekanan darah tetap stabil dengan melakukan cara mengobati darah tinggi yang telah disebutkan di atas.

Pria lebih berisiko mengalami hipertensi

Baik pria maupun wanita sama-sama berpeluang mengalami hipertensi. Namun, pria berisiko lebih tinggi mengalami hipertensi dibandingkan dengan perempuan hingga sebelum usia 50 tahun.

Beberapa pemicunya terkait dengan gaya hidup. Stres pekerjaan, obesitas, jarang berolahraga, konsumsi alkohol berlebihan, hingga kelebihan asupan garam turut berperan dalam meningkatkan tekanan darah seseorang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.