Kompas.com - 07/08/2019, 21:51 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

"Studi ini menunjukkan disfungsi ereksi tetap menjadi perhatian umum, yang berdampak pada produktivitas kerja dan absensi," ucap dia.

Tarek Hassan, dari departemen urusan medis di Pfizer sekaligus pemimpin studi ini, juga menyoroti sejauh mana impotensi mempengaruhi pria di seluruh dunia.

"Berasal dari delapan negara, cakupan global data juga menunjukkan masalah ini meresap di seluruh area" kata Hassan.

Baca juga: Hei Lelaki, Pahamilah Penyebab dan Gejala Disfungsi Ereksi

Dari delapan negara yang dinilai untuk penelitian ini, Italia memiliki tingkat disfungsi ereksi tertinggi, memengaruhi lebih dari setengah populasi pria.

Menurut Asosiasi Ahli Bedah Urologi Inggris, disfungsi ereksi memengaruhi sekitar 50 hingga 55 persen pria berusia 40 hingga 70 tahun.

Disfungsi ereksi didefinisikan oleh Asosiasi Ahli Bedah Urologi Inggris sebagai ketidakmampuan untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi yang cukup untuk penetrasi dan untuk kepuasan dalam berhubungan intim.

NHS menyatakan penyebab utama dari kondisi ini adalah stres, kelelahan, kecemasan dan konsumsi alkohol yang berlebihan.

Baca juga: 8 Hal Aneh Penyebab Disfungsi Ereksi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.