Selain Bajakah, 7 Tanaman Ini Diklaim Dapat Menjadi Obat Kanker

Kompas.com - 14/08/2019, 15:15 WIB
ilustrasi kanker ilustrasi kanker

KOMPAS.com - Tanaman Bajakah dari hutan pedalaman Kalimantan belakangan ini sedang menjadi perbincangan, karena diklaim mampu menyembuhkan kanker.

Tanaman yang pernah dianggap memiliki nilai mistis ini, ternyata telah lama digunakan nenek moyang suku Dayak untuk mengobati kanker.

Uji resmi laboratorium dari Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, pun mengklaim tanaman Bajakah mengandung 40 macam senyawa penyembuh kanker.

Sebenarnya, selain Bajakah telah ada beberapa tanaman yang diklaim dapat menjadi obat untuk penyakit kanker.

Baca juga: Diklaim Ampuh Sembuhkan Kanker, Apa Kandungan Tanaman Bajakah?

Berikut beberapa tanaman yang dipercaya dapat menjadi obat untuk kanker:

1. Daun sirsak

Banyak riset yang mengklaim daun sirsak memiliki sifat antikanker. Penelitian yang diterbitkan dalam penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Cancer Prevention, misalnya.

Riset tersebut mengklaim kandungan zat annonaceous acetogenins yang terdapat dalam daun sirsak, dapat menghambat perkembangan sel kanker.

Penelitian dari Universty of Nebraska Medical Center juga melaporkan hasil serupa.

Menurut peneliti, ekstrak daun sirsak membantu menghambat pertumbuhan hingga mematikan sel kanker pankreas.

Berbagai penelitian lainnya juga menyebutkan daun sirsak mempunyai zat antiradang dan antibakteri, yang dapat membantu meringankan efek samping kemoterapi dan pengobatan kanker lainnya.

Baca juga: Beragam Manfaat Buah Sirsak untuk Kesehatan

Sayangnya, bukti ilmiah tentang manfaat daun sirsak untuk mengobati atau mencegah kanker sampai saat ini masih kurang kuat.

Temuan dalam riset tersebut masih dugaan awal, karena hanya berlandaskan pada uji kultur sel di laboratorium.

Hingga saat ini, belum ada penelitian yang menerapkan pengobatan dengan ekstrak daun sirsak untuk pasien kanker yang sedang menjalani pengobatan.

2. Keladi tikus

Tanaman ini disinyalir memiliki banyak khasiat, salah satunya sebagai obat untuk kanker.

Berdasarkan penelitian Prof Dr Chris K.H. Teo dari Yayasan Cancer Care, Penang, keladi tikus digunakan sebagai obat kanker dengan cara mengambil ekstraknya.

Keladi tikus telah dipakai untuk pengobatan yang dilakukan oleh para tabib di Cina sejak dahulu kala.

Tanaman ini diklaim mengandung senyawa flavonoid, tanin, terpenoid, dan sterol.

Berdasarkan penelitian senyawa flavonoid dan terpenoid merupakan senyawa antikanker. Sedangkan flavonoid juga diklaim memiliki kelebihan dalam pengobatan kanker paru-paru.

Awalnya, tanaman ini mulai digunakan untuk mengobati penyakit kanker sejak muncul kekhawatiran tentang pengobatan kimia aktif atau kemoterapi yang dapat merusak jaringan tubuh.

Tanaman keladi tikus dianggap mampu menghambat penyebaran dan pertumbuhan sel kanker. Khasiat dari tanaman ini adalah antikanker, antimikroba, dan antioksidan.

Namun, riset yang dilakukan pada tikus perempuan berusia tiga bulan membuktikan keladi tikus memang dapat menghambat sel kanker, tapi efektivitas kesembuhannya tidak besar.

Dengan kata lain, tanaman ini hanya mampu menghambat belum mengobati sepenuhnya.

Baca juga: Benarkah Diet Keto Bisa Atasi Kanker?

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Sumber kompas.com,
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X