Kompas.com - 16/08/2019, 19:41 WIB

KOMPAS.com - Dalam aktivitas sehari-hari, luka bakar bisa dialami siapa saja.

Misalnya, terkena logam setrika, knalpot mobil atau motor, hingga tersambar api.

Dilansir dari webmd.com, luka bakar memang merupakan cedera rumah tangga yang paling umum terjadi.

Radiasi, gesekan, benda yang dipanaskan, matahari, listrik, atau bahan kimia, dapat menyebabkan luka bakar.

Setelah terkena luka bakar, biasanya penderita akan mengalami melepuh pada kulit, nyeri, kulit terkelupas, kulit merah, syok, pembengkakan dan gosong.

Dilansir dari Hello Sehat, ada tiga derajat atau tingkatan luka bakar, antara lain:

Luka bakar derajat pertama

Derajat luka bakar ini disebut juga luka bakar superfisial.

Pada tingkatan ini, kerusakan pada kulit hanya terjadi pada kulit lapisan luar atau epidermis.

Luka derajat pertama ini mudah untuk ditangani.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber WEBMD,

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.