Mengenal Bally, Sepatu Impian Bung Hatta yang Tak Pernah Terbeli...

Kompas.com - 17/08/2019, 15:30 WIB
Shoe tree (cetakan sepatu) Bally di periode 1920-1930. BALLYShoe tree (cetakan sepatu) Bally di periode 1920-1930.

KOMPAS.com - Kesederhanaan sangat melekat pada sosok proklamator Muhammad Hatta atau yang akrab disapa Bung Hatta.

Salah satu kisah tentang kesederhanaan sosok Bung Hatta adalah tentang keinginannya memiliki sepatu Bally.

Hingga akhir hayatnya, Bung Hatta belum sempat membeli sepatu idamannya itu.

Baca juga: Bung Hatta dan Sepatu Bally, Cermin Kesederhanaan Sang Proklamator...

Diidamkan oleh sosok proklamator, sebetulnya apa yang istimewa dari merek sepatu Bally tersebut?

Berikut perjalanan bisnis sepatu Bally yang sudah berdiri sejak 1851.

1851

.BALLY .
Bally merupakan sepatu buatan Swiss yang didirikan oleh Carl Franz Bally di Schönenwerd, Swiss pada 1851.

Dikutip dari situs ballyofswitzerland.com, ide membuat sepatu terinspirasi dari sepasang sepatu yang dilihatnya dalam perjalanan ke Paris, Perancis.

Ia kemudian membuat workshop di rumahnya di Schönenwerd, Swiss.

1857

Visi Bally yang dituangkan dalam sepatu membawanya cepat berkembang, dan mendapat sorotan.

Hingga pada 1857 ia sudah semakin memperluas pasarnya hingga ke luar Swiss.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X