Kompas.com - 21/08/2019, 09:44 WIB

Penelitian tersebut menemukan, tingkat rata-rata suara di sebuah kedai kopi yang ramai — 70 desibel — cukup mengalihkan perhatian otak untuk menenangkan sensor internal dan membuka jalan bagi pemikiran yang lebih abstrak.

Dengan kata lain, kita akan menjadi lebih kreatif saat berada di warung kopi.

Baca juga: Ruang Kerja Bersama Juga Butuh Interior yang Instagramable

Mekanisme serupa bisa berlaku ketika peserta dihadapkan dengan latar visual dari meja yang berantakan.

Latar visual tersebut menunjukan meja yang berantakan dan dipenuhi sampah.

Alhasil, adanya sampah tersebut justru memberi sesuatu di depan pikiran untuk diproses secara halus agar kita tidak menjadi terlalu terganggu.

Inilah yang berpotensi memberikan lebih banyak ruang bagi pikiran "unik" untuk keluar dari otak kita.

"Kita semua dihadapkan pada berbagai jenis pengaturan, seperti di ruang kantor kita, rumah kita, mobil kita, bahkan di Internet,” Kathleen Vohs, pemimpin riset.

Entah kita memiliki kendali atau tidak atas kerapihan lingkungan sekitar kita, menurut Vohs, yang pasti hal tersebut telah terbukti dapat mempengaruhi pikiran kita.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.