Kompas.com - 22/08/2019, 11:25 WIB
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Apa kamu termasuk orang yang hobi menonton serial televisi, seperti Game of Thrones, Stranger Things, The Walking Dead, atau semacamnya? Berapa lama waktu yang biasa kamu habiskan untuk menonton film seri tersebut?

Bila kamu menghabiskan waktu untuk sekaligus menonton satu season serial televisi, kamu bisa dikatakan terkena fenomena binge watching.

Di era yang semakin canggih ini, kita tidak perlu lagi menunggu terlalu lama untuk menantikan episode lanjutan film seri favorit.

Kita dapat terus menyaksikan episode awal hingga akhir sekaligus berkat adanya penyedia layanan streaming. Hal ini semakin mempermudah seseorang untuk menonton film seri maupun film layar lebar kegemarannya. Tidak sedikit juga orang yang kemudian menjadi kecanduan.

Mengenal fenomena binge watching

Kehadiran penyedia layanan streaming film layar lebar dan seri mulai mengubah cara kita dalam menonton. Tulisan “Bersambung…” di akhir episode, kini tidak lagi menjadi pembatas untuk menunggu episode selanjutnya.

Cukup dengan berlangganan layanan streaming di berbagai platform, kita dapat mengakses ribuan film dan serial televisi yang dapat ditonton kapan saja dan di mana saja. Tidak ada iklan dan batasan maksimal mengenai berapa episode yang bisa dinikmati.

Layanan streaming tersebut membuat banyak orang menghabiskan waktu untuk menonton selama berjam-jam dalam satu waktu, tanpa jeda. Fenomena ini dikenal juga dengan binge watching dan bisa terjadi di berbagai kalangan usia.

Ketika menonton serial televisi atau film yang disukai, tanpa sadar otak melepaskan hormon dopamin. Hormon ini akan membuat kita merasa nyaman dan bahagia, yang berujung dengan kepuasan.

Semakin sering menonton, kadar dopamin dalam tubuh akan semakin tinggi. Ketika satu episode sudah habis, kita bisa saja seolah-olah merasakan ketagihan untuk kembali mendapatkan rasa senang, dan akhirnya melanjutkan ke epidose selanjutnya.

Siklus tersebut dapat terus terulang setiap kali menghabiskan tontonan, dan memulainya dengan tontonan baru. Bila terus dibiarkan, lingkaran ini bisa berdampak negatif pada kesehatan.

Efek buruk binge watching bagi kesehatan 

Bagi yang memiliki hobi binge watching, kamu sebaiknya mulai menguranginya. Pasalnya, aktivitas ini dapat merugikan kesehatan.

Berikut ini adalah beberapa efek negatif yang ditimbulkan oleh binge watching:

1. Perilaku buruk dan sifat antisosial

Jika binge watching muncul sejak masih anak-anak, hal ini dapat memengaruhi cara mereka berinteraksi dengan orang lain. Anak-anak yang lebih sering menghabiskan waktu untuk menonton, cenderung menunjukkan perilaku antisosial maupun gangguan kepribadian lainnya.

Pada orang dewasa, binge watching juga dapat memengaruhi hubungan sosialnya. Bila sudah ketagihan menonton, seseorang bisa saja tidak peduli pada orang-orang di sekitarnya, baik keluarga maupun teman.

2. Risiko kenaikan berat badan dan obesitas

Menonton serial televisi tentu akan semakin seru jika ditemani camilan. Terutama makanan ringan yang tinggi kalori, seperti popcorn bermentega atau keripik kentang.

Dengan mengonsumsi makanan tinggi kalori dan tetap duduk berjam-jam di depan televisi atau gawai lainnya, jangan heran bila timbangan semakin bertambah.

Kalori akan terus bertambah tanpa bisa dikeluarkan dari tubuh dan menjadi tumpukan lemak. Inilah yang kemudian menyebabkan berat badan naik dan meningkatkan risiko obesitas.

Baca juga: Hobi Nonton Televisi Terlalu Lama? Ini Akibatnya

3. Risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung

Menonton televisi lebih dari dua jam tiap hari, dikatakan memiliki pengaruh terhadap meningkatnya risiko penyakit diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Masalahnya, kamu hanya akan terus-menerus duduk dan jarang bergerak.

Pola hidup sedenter (minim gerak) tersebut akan membuat tubuh kesulitan membakar kalori maupun karbohidrat yang telah masuk. Akibatnya, akan terjadi penumpukan yang membahayakan kesehatan.

Baca juga: Malas Gerak, Salah Satu Penyebab Kematian Terbanyak di Dunia

4. Penurunan jumlah sperma

Bagi para pria, binge watching berpotensi memengaruhi tingkat kesuburan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa laki-laki yang menghabiskan waktu lebih dari 20 jam per minggu, memiliki jumlah sperma yang lebih sedikit.

Mungkin terjadi karena menonton membuat seseorang tidak banyak bergerak dan tidak beranjak dari duduknya, sehingga mengalami peningkatan suhu pada testis. Sebagai akibatnya, produksi sperma pun dapat menurun.

5. Kematian dini

Orang dewasa yang menghabiskan waktu lebih dari tiga jam per hari untuk menonton, dapat mengalami peningkatan pada risiko kematian dini.

Pendapat ini dibuktikan dalam penelitian yang diadakan pada sekitar 13 ribu partisipan dan diterbitkan dalam jurnal Asosiasi Jantung Amerika.

Baca juga: Anak Malas Gerak Juga Berisiko Sakit Jantung

Tips bagi yang hobi maraton nonton film seri

Bagi kamu yang punya hobi menonton film layar lebar atau film seri tanpa henti, simaklah beberapa tips di bawah ini agar terhindari dari dampak negatif binge watching:

  • Batasi jumlah episode yang akan ditonton, misalnya berhenti menonton setelah dua atau tiga episode. Tegakkan kedisplinan diri ini agar tidak menonton secara berlebihan. Setelah episode yang ditentukan berakhir, sebaiknya segera matikan televisi atau gawai yang digunakan untuk menonton, dan beralih ke kegiatan lain.
  • Seimbangkan kegiatan menonton dengan aktvitas lainnya, seperti berolahraga, membaca, atau melakukan hobi yang lain.
  • Nyalakan lampu ketika menonton. Selain untuk menjaga mata, kamu juga bisa dapat melihat jam dengan jelas dan tidak kebablasan menonton.
  • Batas durasi menonton. Jika terasa sulit menghitung waktu, kamu dapat memanfaatkan fitur alarm atau timer di ponsel.
  • Pilih camilan yang sehat jika gemar makan sambil menonton. Contohnya, buah atau salada.
  • Menonton bersama teman atau keluarga. Langkah ini bisa membantu dalam meningkatkan interaksi dengan orang lain agar kamu tidak mengasingkan diri.

Bila hanya dilakukan sesekali dengan durasi tertentu, binge watching memang tidak masalah. Namun jika dilakukan terus-menerus, aktivitas menonton ini bisa saja merugikan kesehatan fisik maupun mental.

Dengan mengetahui efek buruk dari binge watching, kita diharap bisa lebih waspada dan bisa membatasi diri. Jangan sampai hobi menyenangkan ini malah merusak kesehatan di kemudian hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.