Kompas.com - 22/08/2019, 15:28 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Banyak orangtua mengeluh beratnya materi pelajaran yang harus diterima anak-anak mereka di sekolah.

Idealnya orangtua mendampingi anak belajar dan menjadi tempat untuk membantu mereka memahami materinya. Namun, tak sedikit orangtua yang merasa tidak bisa membantu karena materinya dianggap terlalu sulit atau pun tidak punya waktu.

Mengikut sertakan anak untuk les tambahan di luar jam sekolah dianggap jadi solusi.

Ternyata hal itu bukan hanya dialami anak yang akan ujian kelulusan, saat ini pun anak usia dini sudah banyak yang mengikuti les, terutama calistung (membaca, menulis, dan menghitung).

Pada dasarnya boleh saja memberikan pelajaran tambahan jika anak kesulitan mengikut pelajaran di sekolah.

Namun, pada anak usia dini sebaiknya pilih tempat les yang bisa menyesuaikan dengan kondisi dan usia anak agar kegiatannya tidak terlalu berat. Misalnya saja les tambahan itu jadwalnya tidak terlalu padat, agar anak tidak jenuh dan kelelahan, baik fisik atau mental.

"Dalam memilih lembaga pendidikan non-formal, orangtua bisa melihat dulu materi pembelajaran yang diberikan dan apakah anak akan senang dan nyaman belajar di tempat itu," kata Marketing Executive Eye Level Indonesia, Aditiawarman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Jangan Paksa Anak Belajar agar Dapat Nilai Bagus, Ini Dampak Buruknya

Bantuan buku untuk TK dan Paud dari Eye Level Indonesia.Dok Eye Level Indonesia Bantuan buku untuk TK dan Paud dari Eye Level Indonesia.

Ia menambahkan, orangtua bisa mencari tempat les yang materinya akan disesuaikan dengan kemampuan anak dengan level yang berbeda-beda.

"Dengan begitu anak semangat belajar, bukan hanya fokus agar nilainya bagus di sekolah dalam waktu singkat," katanya.

Sebagai lembaga pendidikan non-formal yang mengkhususkan pada pelajaran bahasa Inggris dan Matematika, saat ini Eye Level Indonesia, bekerja sama dengan sekolah-sekolah untuk pemberian buku materi pelajaran.

Saat ini disediakan 500 buku dan juga dana renovasi untuk masing-masing sekolah, terutama sekolah PAUD dan TK.

"Kami sangat menerima jika ada sekolah yang mengajukan diri untuk kami berikan buku dan dana renovasi. Bisa menghubungi ke 536-63388," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.