Kompas.com - 24/08/2019, 09:40 WIB
Ilustrasi mendaki gunung kieferpixIlustrasi mendaki gunung

KOMPAS.com - Meski terbilang ekstrem, mendaki gunung telah menjadi aktivitas favorit orang-orang Indonesia.

Dari usai tua hingga usia muda, mereka seolah tak mau ketinggalan untuk merasakan sensasi kegiatan yang menantang nyali ini.

Namun, mendaki gunung bukan hal mudah. Butuh persiapan matang karena kita harus berhadapan dengan medan yang terjal dan tak terduga.

Banyak kasus kecelakaan saat kegiatan pendakian karena kurangnya persiapan. Mulai dari persiapan fisik hingga alat-alat pendakian, semua harus benar-benar kita persiapkan dengan matang.

Baca juga: Cerita Adinda Thomas, Alami Halusinasi Saat Mendaki Gunung...

Berikut hal-hal yang harus kita persiapkan sebelum mendaki gunung:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Baca semua info pendakian

Sebelum memikirkan barang-barang yang akan kita bawa untuk mendaki, hal pertama yang perlu kita siapkan ialah informasi lengkap mengenai gunung yang akan didaki.

Mendaki gunung bukan kegiatan mudah seperti jalan-jalan di mal. Ada banyak informasi yang harus kita gali demi keselamatan diri saat mendaki.

Ada beberapa hal penting yang harus kita cari tahu sebelum mendaki, misalnya:

  • Transportasi dari rumah menuju basecamp pendakian.
  • Prakiraan cuaca saat kita hendak melakukan pendakian.
  • Kondisi jalur pendakian apakah curam, landai, dan apakah ada jalur alternatif.
  • Prakiraan waktu mendaki untuk membuat rencana perjalanan yang matang.
  • Kondisi gunung, misalnya letak sumber air, jumlah pos kemah, dan peraturan yang perlu dipatuhi.

Siapkan semua informasi yang kita butuhkan dengan matang. Selain itu, jangan coba-coba untuk mendaki gunung seorang diri atau tanpa orang yang paham jalur pendakian demi meminimalisir kemungkinan tersesat dan risiko berbahaya lainnya.

Baca juga: Hindari Pakaian Full Katun Saat Mendaki Gunung...

2. Tentukan lokasi dan level pendakian

Tidak semua jalur pendakian diciptakan sama. Jika ini adalah kesempatan pertama kita untuk mendaki gunung, jangan langsung mendaki gunung dengan medan yang sulit.

Pilihlah lokasi dan tingkat ekstrimitas pendakian berdasarkan waktu dan kemampuan yang kita miliki.

Jangan nekat mendaki gunung yang terlalu tinggi dan medan yang benar-benar esktrem, jika sebelumnya kita hanya pernah melakukan satu atau dua kali pendakian.

3. Persiapan fisik jauh hari

Sebelum mendaki gunung, kita wajib melakukan berbagai latihan fisik demi menghindari risiko cedera.

Walt Thompson, ahli fisiologi olahraga di American College of Sports Medicine, menyatakan olahraga yang sebaiknya dilakukan ialah yang serupa dengan aktivitas yang akan kita jalani.

Untuk itu, olahraga lari atau jogging menjadi pilihan terbaik untuk persiapan pendakian. Cobalah untuk melakukan olahraga lari atau jogging dengan memilih jalur lari yang menanjak dan menurun.

Baca juga: Sandal Gunung Bukan untuk Mendaki Gunung, Ini Fungsinya

4. Perhatikan bekal dan alat yang kita bawa

Sebelum mendaki gunung, kita perlu memastikan semua perbekalan yang kita bawa telah lengkap. Hal-hal penting yang harus di bawa saat mendaki antara lain:

  • Tenda. Usahakan untuk membawa tenda double layer karena lebih tahan badai dan angin.
  • Kompas.
  • Baju ganti dan pakaian hangat.
  • Makanan dan minuman yang praktis tetapi tetap bernutrisi seperti telur, kornet, sereal, ikan sarden kalengan, dan susu kemasan.
  • Obat-obatan pribadi.
  • Perlengkapan tidur seperti sleeping bag, sarung tangan, kaus kaki.
  • Peralatan masak.
  • Perlengkapan makan.
  • Kantong sampah atau trash bag.
  • Perlengkapan lain seperti tisu, tali rafia, senter, korek api, dan sejenisnya.

Tidak peduli berapa ketinggian gunung yang kita daki, barang-barang tersebut penting untuk kita bawa demi keselamatan.

Kita juga harus memastikan semua peralatan yang kita bawa untuk mendaki benar-benar berfungsi dengan baik.

Baca juga: Sandal Gunung Bukan untuk Mendaki Gunung, Ini Fungsinya

5. Asupan makanan sebelum mendaki

Jika kita akan naik gunung dengan rute yang cukup melelahkan,kita harus mengonsumsi makanan yang benar-benar memberikan energi.

Apa yang kita makan dan minum sehari atau dua hari sebelum pendakian sangat menentukan perjalanan kita menuju puncak gunung.

Asupan makanan sangat berperan besar untuk menyediakan energi yang kita butuhkan selama mendaki, sekaligus mencegah kemungkinan cedera.

Ahli diet terdaftar Kate Scarlata mengatakan, makanan persiapan naik gunung yang ideal seharusnya mengandung tinggi karbohidrat dan protein, sepeti telur rebus atau daging serta sayuran.

Camilan pisang atau jeruk sebelum dan selama mendaki juga sangat disarankan supaya menggantikan kadar kalium yang hilang saat berkeringat.

Minumlah minimal dua liter cairan (air, jus, susu, minuman olahraga) sehari sebelum pendakian.

Minum satu liter air putih atau minuman olahraga sebelum mulai mendaki.

6.Beri kabar teman atau keluarga

Kabari seseorang sebelum kita benar-benar melakukan pendakian. Di gunung, tidak ada sinyal dan akses komunikasi yang lancar, sehingga kita perlu memberi tahu kerabat atau keluarga untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan.

Luangkan waktu untuk memberi tahu mereka setiap rincian penting dari perjalanan kita.

Jadi, jika mereka tidak mendengar kabar dari kita untuk kurun waktu tertentu, mereka bisa memberi tahu pihak berwenang yang tepat.

Baca juga: Kisah Rahmi Hidayati, Gemar Naik Gunung Pakai Kebaya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.