Tuntaskan Masalah Jerawat dengan Terapi yang Tepat

Kompas.com - 26/08/2019, 17:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Jerawat memang masalah kulit yang bisa bikin uring-uringan penderitanya karena dianggap merusak penampilan. Bukan saja ketika sedang meradang, saat jerawat sudah kempes pun kerap meninggalkan bekas di wajah.

Ciri umum dari jerawat adalah berupa komedo yang banyak, serta meradang, baik itu berupa jerawat batu atau pun muncul nanah.

Jerawat yang bernanah, menurut penjelasan dr.Sammy Yahya, Sp.KK, disebabkan karena produksi kuman-kuman.

Pengobatan jerawat sendiri, lanjut Sammy, tidak bisa hanya mengadalkan satu terapi saja, misalnya hanya mengoleskan krim saja atau pun hanya berupa pengeluaran (ekstraksi).

"Penyebab jerawat kan bermacam-macam, jadi penanganannya juga multi-modalitas, kombinasi beberapa terapi," kata dokter dari klinik Skinda Dermatology Jakarta ini.

Beberapa faktor penyebab jerawat antara lain ketidakseimbangan hormon yang memicu peningkatan kelenjar minyak, pertumbuhan sel kulit berlebihan, kuman di kulit, dan peradangan.

"Pengobatannya akan disesuaikan dengan kelainan yang ada. Kalau kebanyakan komedo, maka ekstraksi yang baik dan dengan cara yang benar bisa mencegahnya tidak meradang. Bekasnya pun bisa dicegah," kata Sammy.

Di klinik Skinda Dermatology, lanjut Sammy, terapi juga dilakukan berdasarkan tingkat keparahan jerawat. Pemilihan antara obat dan tindakan (laser, ekstraksi atau penyuntikan), disesuaikan berdasarkan penilaian dokter.

Baca juga: Perawatan Wajah Terkini untuk Hilangkan Bekas Jerawat

Jika ada jerawat aktif (kemerahan dan bernanah), biasanya disarankan untuk melakukan ekstraksi atau pengeluaran jerawat dan juga penyuntikan.

"Tujuan penyuntikan jerawat untuk mengurangi peradangan. Tapi, ini pun disesuaikan dengan ukuran jerawat dan jenis kelainan, supaya dosisnya sesuai," paparnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Tanda Awal Kehamilan

10 Tanda Awal Kehamilan

Look Good
Peneliti Jerman Deteksi Covid-19 dalam ASI

Peneliti Jerman Deteksi Covid-19 dalam ASI

Feel Good
Pertengkaran Kakak dan Adik Tak Selalu Negatif

Pertengkaran Kakak dan Adik Tak Selalu Negatif

Feel Good
Respons Tepat Orangtua Hadapi Persaingan Kakak Adik

Respons Tepat Orangtua Hadapi Persaingan Kakak Adik

Feel Good
4 Penyebab Muntah pada Anak

4 Penyebab Muntah pada Anak

Feel Good
Yang Bisa Dilakukan untuk Tingkatkan Kualitas Pernikahan

Yang Bisa Dilakukan untuk Tingkatkan Kualitas Pernikahan

Feel Good
Cegah Jerawat akibat Pemakaian Masker Selama Pandemi

Cegah Jerawat akibat Pemakaian Masker Selama Pandemi

Look Good
Lady Gaga Pakai Berlian Tiffany Ratusan Miliar ke Taco Bell

Lady Gaga Pakai Berlian Tiffany Ratusan Miliar ke Taco Bell

Look Good
Lakukan 5 Perubahan Sederhana agar Rambut Lebih Kuat

Lakukan 5 Perubahan Sederhana agar Rambut Lebih Kuat

Look Good
Tetap Waspada karena Wabah Corona Belum Juga Reda

Tetap Waspada karena Wabah Corona Belum Juga Reda

BrandzView
Boneka Michael Jordan Dirilis dalam Seragam Dream Team

Boneka Michael Jordan Dirilis dalam Seragam Dream Team

Look Good
BAPE Rilis Sandal Karet Bertema Olimpiade, Mau?

BAPE Rilis Sandal Karet Bertema Olimpiade, Mau?

Look Good
5 Cara Membedakan Madu Asli dan Palsu

5 Cara Membedakan Madu Asli dan Palsu

Eat Good
Air Jordan 1 'Natural Grey' 1985, Mungkinkah Dirilis Ulang?

Air Jordan 1 "Natural Grey" 1985, Mungkinkah Dirilis Ulang?

Look Good
Pahami, Risiko Sakit Bokong karena Terlalu Lama Duduk

Pahami, Risiko Sakit Bokong karena Terlalu Lama Duduk

Feel Good
komentar di artikel lainnya
Close Ads X