Kompas.com - 27/08/2019, 13:56 WIB
Ilustrasi. trioceanIlustrasi.

KOMPAS.com – Diare atau frekuensi buang air besar lebih dari beberapa kali sehari, merupakan gangguan pencernaan paling sering dialami. Pada sebagian besar kasus, diare bisa diatasi dengan “pengobatan rumahan” dan cukup istirahat.

Berikut adalah beberapa cara mengatasi diare. Jika diare sudah lebih dari dua hari atau tubuh sangat lemah karena dehidrasi, jangan tunggu waktu untuk segera ke dokter.

1. Cukup cairan
Menghidrasi atau mencukupi kebutuhan tubuh akan cairan sangat penting untuk memulihkan diri dari diare. Hal ini karena penyakit ini menyebabkan kita kehilangan banyak cairan, termasuk elektrolit seperti sodium dan klorin.

Dehidrasi adalah kondisi yang berbahaya, terutama pada anak-anak dan orang lanjut usia. Itu sebabnya, saat diare, pastikan kebutuhan cairan tubuh mereka tercukupi.

Minum air adalah langkah awal mengatasi dehidrasi. Mengonsumsi oralit atau cairan gula dan garam juga bisa membantu usus menyerap cairan lebih efisien. Minuman lain yang juga bisa menghidrasi antara lain minuman isotonic atau jus buah.

Baca juga: Jangan Salah, Minum Banyak Air Sepanjang Hari Bukan Solusi Dehidrasi

IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi

2. Makanan yang tepat
Untuk mempercepat pemulihan diare, makanan dalam porsi kecil tapi sering lebih baik dibandingkan makan tiga kali sehari dalam porsi besar.

Makanan yang dianjurkan untuk penderita diare antara lain buah-buahan, makanan yang tinggi potasium seperti kentang atau ubi, makanan yang mengandung elektrolit seperti sup miso dan minuman sport, sayuran yang dimasak agak empuk, serta protein yang cukup.

Mengonsumsi sup atau bubur juga bisa membantu meredakan perut yang melilit. Jenis makanan lain yang direkomendasikan adalah asupan yang terdiri dari pisang, nasi, atau roti panggang, karena rendah serat dan tinggi pati, sehingga membantu feses lebih padat.

3. Hindari makanan tertentu
Ada makanan yang sebaiknya dihindari karena bisa mengiritasi atau menyebabkan tekanan pada saluran pencernaan. Misalnya saja makanan tinggi lemak, makanan berminyak, pedas, makanan yang mengandung pemanis buatan, serta makanan dengan kadar gula fruktosa tinggi.

Baca juga: 8 Makanan Sehat yang Mengandung Probiotik Tinggi

4. Konsumsi probiotik
Probiotik adalah mikroorganisme yang bermanfaat bagi sistem pencernaan dan melawan infeksi. Penelitian menyimpulkan, probiotik dapat memperpendek durasi diare.

Sumber probiotik antara lain yogurt dan makanan yang difermentasi. Kita juga bisa mendapatkan suplemen probiotik di apotek.

5. Obat-obatan
Ada beragam obat diare yang dijual bebas. Meski begitu, bacalah label dalam kemasan obat untuk menghindari efek samping yang mungkin timbul.

Ada beberapa kondisi, diare harus segera mendapat penanganan dokter jika pasien mengalami demam, ada darah di feses, mengalami dehidrasi, terjadi diare saat tidur, nyeri perut hebat, dan berat badan turun.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X