Daniel Mananta, Menjaga Bentuk Tubuh dengan Lari

Kompas.com - 28/08/2019, 05:05 WIB
Daniel Mananta dan Melanie Putria saat berlari mencoba sepatu adidas UltraBoost 19, Rabu (21/8/2019) adidasDaniel Mananta dan Melanie Putria saat berlari mencoba sepatu adidas UltraBoost 19, Rabu (21/8/2019)
Editor Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Olahraga diyakini sebagai salah satu cara menjaga bentuk tubuh selain juga pola makanan sehat. Dengan berolahraga, seseorang bisa membakar kalori dari makanan yang masuk tubuhnya, sehingga tidak terlalu banyak tersimpan sebagai lemak.

Prinsip itulah yang dianut Daniel Mananta, aktor sekaligus pendiri brand Damn I Love Indonesia. Daniel, atau dikenal dengan VJ Daniel, mengaku rutin berlari untuk mengimbangi kegemarannya makan.

"Aku orang yang suka makan. Jadi aku mengimbanginya dengan lari agar tetap in shape," kata Daniel saat lari mencoba sepatu baru adidas UltraBoost 19 di Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Baca juga: Apa yang Dilakukan Daniel Mananta Sambil Berlari?

Meski begitu, kesibukannya yang padat, terkadang membuat Daniel harus mencari cara agar ia tetap bisa berlari.

"Belakangan aku sibuk banget nih, jadwalku padat. Jadi kadang-kadang harus bangun jam 4 pagi kalau mau lari. Selain masih sepi, itu waktu yang ada untuk lari," katanya.

Dalam seminggu, Daniel rata-rata lari selama 5 jam. Namun saat sedang sibuk, waktu lari itu bisa berkurang.

Baca juga: 6 Tips Turunkan Berat Badan dengan Olahraga Lari

Daniel Mananta, Melanie Putria, dan Fajar Arifan yang ikut mencoba UltraBoost 19adidas Daniel Mananta, Melanie Putria, dan Fajar Arifan yang ikut mencoba UltraBoost 19
Mengapa memilih lari? Daniel sendiri memang suka lari sejak sebelum menjadi selebriti. "Kalau ditanya kenapa aku lupa ya, tapi sejak dulu aku memang sudah lari," ujarnya.

Selain lari, Daniel kadang-kadang melakukan olahraga dengan beban tubuh sendiri, seperti push up dan lainnya.

Tapi benarkah lari adalah olahraga yang efektif menjaga berat badan dan bentuk tubuh?

Ternyata jawabannya tidak sesederhana itu. Kalori yang terbakar tidak bergantung hanya pada lama waktu kita lari tapi juga dipengaruhi berapa berat badan kita dan kecepatan larinya.

Makin berat badan kita dan makin cepat kita berlari, kalori yang dibakar juga makin banyak.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X