Kompas.com - 29/08/2019, 18:03 WIB
Ilustrasi stres, frustasi trumzzIlustrasi stres, frustasi

KOMPAS.com - Sebagai manusia biasa, kita semua pasti pernah merasa marah.

Sebagian besar orang, pada satu titik mungkin pernah emosi karena adanya stres, konflik, dan politik di tempat kerja. Beberapa pemicu tersebut tentu saja dapat menyebabkan seseorang tak bisaberpikir dengan kepala dingin.

Ketika situasi memanas, sangat mudah untuk bereaksi berlebihan, emosi meledak-ledak, dan tidak dapat berpikir jernih.

Untuk menghindari peristiwa tidak menyenangkan yang akan merusak kredibilitas profesional, berikut tips JobStreet.com yang diterima Kompas.com terkait beberapa langkah sederhana untuk memerbaiki situasi dan kembali tenang.

1. Cari udara segar

Terkadang, ada kalanta godaan besar ‘menyerang’ saat batas kesabaran sudah habis. Satu-satunya hal yang ingin dilakukan adalah meneriakkan kata-kata kasar dan memukul seseorang.

Demi menjaga reputasi diri, bangkit berjalan, carilah udara segar, dan jangan berhenti hingga merasa sudah tenang kembali.

Baca juga: Marah Tak Selalu Negatif, Ini 4 Manfaat Positifnya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

2. Curhat pada kolega yang dipercaya

Ceritakan masalah kepada kolega yang dipercaya.

Hal ini membantu untuk mendapatkan sudut pandang yang berbeda serta objektif dari seseorang yang tidak terpengaruh secara pribadi oleh masalah tersebut.

3. Tarik napas

Walau terdengar sederhana, tetapi mengambil napas adalah salah satu cara paling efektif untuk memperlambat detak jantung.

Selain itu, aktivitas tersebut memberi kesempatan pada diri untuk meredakan emosi dan kembali berpikir dengan jernih.

Baca juga: Jujur Kalau Sedang Marah, Bisa Membuat Anda Lebih Bahagia

4. Berhitung sampai angka 10

Sama halnya dengan mengambil napas, menghitung angka 1 sampai 10 memberi kesempatan untuk diam sejenak, menenangkan diri dan kembali fokus.

Intinya adalah keluar dari situasi yang membuat stres, sehingga tidak terpancing untuk bereaksi secara emosional.

5. Fokus pada gambaran keseluruhan

Jangan biarkan perhatian teralihkan oleh masalah sepele, seperti mencari tahu siapa yang sebenarnya menyebabkan kekacauan tersebut.

Fokus pada target yang dituju dan cari solusi untuk mencapainya. Hal-hal lainnya tidak perlu diambil pusing.

Baca juga: Ada 3 Tipe Marah, Anda Termasuk yang Mana?

6. Coba untuk mengalah

Jika sedang berurusan dengan kolega yang menyulitkan, menanggapinya tidak akan menyelesaikan masalah

Oleh karena itu, cobalah mengalah dan menjadi pihak yang lebih bijak.

Kemampuan untuk tetap tenang dan berkepala dingin dalam situasi penuh tekanan merupakan ciri kepemimpinan yang kuat.

Jika bercita-cita untuk meniti karier di bidang manajemen di masa depan, kemampuan ini patut untuk diasah.

Baca juga: Gampang Marah, Gejala Depresi yang Jarang Diketahui

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber jobstreet
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.