Awas, Sering Makan Fast Food Bisa Memicu Depresi pada Remaja

Kompas.com - 04/09/2019, 11:15 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com Tingginya kadar natrium dan rendahnya kadar kalium dalam makanan tidak - sehat yang biasa ditemukan di restoran cepat saji kemungkinan ada kaitannya dengan depresi remaja di Amerika Serikat.

Sebuah studi baru dari Universitas Alabama di Birmingham (UAB) menemukan, bahwa salah satu penyebab meningkatnya depresi di kalangan remaja AS mungkin karena tingginya konsumsi makanan fast food atau cepat saji, dan rendahnya pola makan nabati. Pada dasarnya, ini berarti asupan tinggi garam dan asupan kalium rendah.

Para peneliti dari Universitas Alabama menganalisis urine dari sekelompok siswa sekolah menengah dan menemukan kadar natrium yang tinggi dan kadar kalium yang rendah.

Mereka juga mengamati tanda-tanda depresi pada kelompok ini, serta pada orangtua dari anak-anak ini.

Baca juga: Apa yang Terjadi pada Tubuh Usai Menyantap Fast Food?

Para peserta terdiri dari 84 anak sekolah menengah perempuan dan laki-laki, 95 persen orang Afrika-Amerika dari keluarga berpenghasilan rendah.

Para peneliti menguji lagi kelompok yang sama ini 1-1.5 tahun kemudian dan menemukan lebih banyak tanda-tanda depresi.

Mereka menyimpulkan, tingginya natrium menunjukkan tingginya konsumsi makanan olahan dan camilan tidak sehat.

"Kadar natrium tinggi, berarti harus memikirkan makanan olahan," kata Sylvie Mrug, ketua penulis dan ketua departemen psikologi Universitas Alabama.

"Ini termasuk makanan cepat saji, makanan beku, dan makanan ringan tidak sehat," lanjutnya.

Baca juga: Ingin Umur Panjang? Jauhi Area yang Dikelilingi Restoran Cepat Saji

Mrug mengatakan, rendahnya kadar potasium merupakan indikasi pola makan yang minim buah-buahan dan sayuran sehat yang kaya kalium. Ini termasuk pisang, ubi, bayam, tomat, jeruk, alpukat, yogurt, dan salmon.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X