Cara Jonathan Frizzy Stimulasi Rasa Empati Anak

Kompas.com - 09/09/2019, 16:12 WIB
Talkshow Bebeland yang diadakan oleh Bebelac di mal Summarecon Bekasi, Minggu (8/9/2019). KOMPAS.com/Lusia Kus AnnaTalkshow Bebeland yang diadakan oleh Bebelac di mal Summarecon Bekasi, Minggu (8/9/2019).

KOMPAS.com- Aktor Jonathan Frizzy dan istri Dhena Devanka termasuk orangtua yang terlibat penuh dalam pengasuhan ketiga buah hatinya.

Selain memperhatikan asupan nutrisinya, Jonathan atau lebih akrab disapa Ijonk, mengaku berusaha mengajarkan nilai-nilai empati terhadap lingkungan kepada si kembar yang berusia 5 tahun yaitu Zoe dan Zac, serta Zayn (3).

"Sebagai orangtua saya juga berusaha tidak bosan menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka, karena ada saja yang ditanyakan. Hampir setiap hari mereka bertanya, itu apa, itu kenapa," kata Ijonk dalam acara talkshow di Bebeland 2019 yang digelar oleh Bebelac di mal Summarecon Bekasi (8/9/2019).

Ditambahkan oleh Dhena, anak-anaknya juga diajarkan untuk selalu mengucapkan kata-kata yang baik seperti terima kasih dan tolong.

"Mereka juga diajarkan untuk tersenyum, mengucapkan kata terima kasih. Hal-hal kecil semacam itu kalau diulang-ulang bisa membentuk jadi pribadi yang baik," kata Dhena.

Sesuai usia

Mengasah rasa peduli pada anak-anak bisa dilakukan orangtua sejak dini sesuai dengan tahapan tumbuh kembangnya.

Menurut psikolog Roslina Verauli, sejak lahir sebenarnya anak-anak sudah memiliki daya empati.

"Misalnya saja ketika bayi mendengar suara tangisan bayi lain, ia akan ikut menangis. Rasa kepeduliannya itu akan terus berkembang," kata psikolog yang disapa Vera ini dalam acara yang sama.

Rasa empati, lanjut Vera, perlu distimulasi agar bisa menjadi sebuah aksi untuk menyelesaikan masalah dari sudut pandang orang lain.

"Jadi anak tidak hanya punya empati, tapi juga beraksi. Rasa empati itu memang akan mendorong daya pikir anak, sehingga mereka berusaha mencari solusi terhadap suatu masalah," paparnya.

Pada anak balita berusia 3-4 tahun, Vera, mencontohkan untuk emngajak anak membantu orang lain, misalnya ketika melihat temannya butuh bantuan.

"Di usia 5-6 tahun, libatkan anak dalam emotional talk, di mana mereka bisa menyampaikan apa yang mereka rasakan dan berikan pujian dan penghargaan untuk hal baik yang mereka lakukan," katanya.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X