Sisi Buruk Tote Bag Pengganti Kantong Plastik

Kompas.com - 10/09/2019, 12:08 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

Ini karena tas yang lebih berat memakai banyak sumber daya dalam pembuatannya dan juga distribusinya.

Meski begitu, tote bag yang bisa dipakai berulang itu tetap saja sedikit lebih baik dibanding tas plastik. Nah, untuk mengurangi efek buruknya bagi lingkungan, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan:

- Jika kita memiliki banyak tote bag dan tak ingin menyimpannya, jangan langsung dibuang. Kita bisa menyumbangkannya.

- Sesuai dengan tujuannya, seharusnya tote bag tersebut kita pakai berulang kali sebanyak mungkin. Menurut sebuah penelitian, kita harus menggunakan tote bag katun sebanyak 327 kali untuk mencapai rasio penggunaan karbon. Sebagai perbandingan, tas kerta hanya perlu dipakai 7 kali dan tas plastik 2 kali.

- Tote bag yang dipakai untuk berbelanja bahan makanan kemungkinan besar mengandung banyak bakteri. Jika ta situ dipakai untuk membawa daging, ikan, buah, atau sayuran, rajin-rajinlah mencucinya. Disarankan untuk mencucinya setiap kali kita memakainya ke pasar.

Kita juga bisa memisahkan tote bag untuk bahan makanan basah dan kering untuk mencegah kontaminasi bakteri.

Baca juga: Yuk, Konsisten Diet Plastik

 

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X