Kenali Cardiac Arrest, Penyebab Tewasnya Satu Pelari di Bali Marathon

Kompas.com - 10/09/2019, 19:30 WIB
Peserta memulai berlari di garis start Maybank Marathon Bali 2019. KOMPAS.com/GLORI K WADRIANTOPeserta memulai berlari di garis start Maybank Marathon Bali 2019.

Sebab, kini banyak orang yang percaya diri merasa sehat karena sudah diet sehat dan olahraga teratur.

Padahal, hal itu itu tidak menjamin ia terbebas dari penyakit selama tidak memeriksakan kesehatannya.

“Karena tidak pernah check up, dia tidak tahu kalau ternyata punya penyakit juga. Itu yang berisiko terkena serangan jantung ketika beraktivitas berat seperti lari."

Kemungkinan lainnya, pasien memiliki gangguan irama jantung. Gangguan ini bisa bawaan atau yang diakibatkan serangan jantung.

Baca juga: Berapa Lama Kita Tidur Ternyata Berefek pada Kesehatan Jantung

Atau, bisa pula karena kebiasaan merokok. Sebab beberapa atlet pun ada yang merokok.

Kemungkinan lain, pasien memiliki penyakit genetik yang diturunkan seperti hipertensi.

Untuk itu, mau tidak mau setiap orang harus melakukan medical check up untuk mendeteksi adakah kelainan dalam tubuh.

Menurut Vito, check up rutin juga akan menurunkan risiko penyakit yang tidak disangka-sangka.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X