5 Cara Tetap Fokus di Tengah Lingkungan Kerja yang Sibuk

Kompas.com - 12/09/2019, 20:37 WIB
Ilustrasi ruang kerja Dok IKEA BusinessIlustrasi ruang kerja

JAKARTA, KOMPAS.com - Kalau kamu bekerja untuk waktu yang cukup lama, pastinya suasana sebuah kantor yang sibuk sudah tidak asing lagi.

Kamu mungkin sudah terbiasa dengan suara ketukan jari pada keyboard, dering telepon, dan bunyi beep mesin-mesin kantor dari pagi sampai malam.

Walaupun sudah terbiasa dengan hal-hal tersebut, banyaknya kebisingan dan gangguan di kantor dapat memengaruhi produktivitas kerja.

Sayangnya, gangguan kerja semacam ini merupakan perjuangan sehari-hari bagi banyak pegawai.

Baca juga: Bosan Selalu Lembur? Coba 5 Trik untuk Kerja Efektif

Sebuah riset yang dilakukan oleh UC Irvine mengungkapkan, para pegawai kantor hanya mampu fokus pada tugas-tugas mereka untuk durasi waktu rata-rata tiga menit dan lima detik sebelum konsentrasi mereka terganggu.

Gangguan ini mungkin berupa faktor eksternal seperti kebisingan di lingkungan kerja, atau internal seperti ketika merasa mengantuk, bosan atau sedang mengalami rasa sakit/nyeri pada tubuh yang memengaruhi konsentrasi dan produktivitas.

Adanya gangguan tersebut dari waktu ke waktu dapat berakibat pada kinerja kerja yang buruk dan berkurangnya produktivitas, serta menyebabkan berbagai masalah kesehatan serta nyeri kronis pada tubuh.

Walau berbagai kebijakan kantor (telecommuting, kebijakan cuti fleksibel) dapat membantu mengurangi dampak paparan jangka panjang akan gangguan-gangguan tersebut, para pegawai tetap harus turut berpartisipasi aktif dalam mendorong diri mereka sendiri mengatasi gangguan-gangguan di kantor dan melawan 'musuh-musuh' produktivitas ini.

Baca juga: Kondisi Meja Kerja Tentukan Tingkat Kreativitas

Kepada Kompas.com, situs pencari kerja JobStreet.com membagikan lima tips agar fokus tetap terjaga.

1. Tampilkan indikator visual bahwa kamu sedang sibuk

Tidak perlu memasang billboard setinggi 3 meter untuk melakukan hal ini, sebuah indikator DO NO DISTURB atau BUSY yang sederhana pada aplikasi chat sudah cukup.

Hal ini akan menahan kolega untuk tidak mengajak mengobrol. Untuk menahan mereka yang ingin berbicara langsung, mengenakan headphone adalah ide yang baik.

Hal ini akan memberikan isyarat visual kepada orang lain, bahwa kamu tidak ingin diganggu tanpa perlu mengatakan apapun.

Jika memiliki ruang kerja pribadi, maka dapat mengunci pintu dan pasanglah palang atau tanda di depannya.

Baca juga: Ada Beberapa Tawaran Kerja? Pertimbangkan 3 Hal Ini Sebelum Memutuskan

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X