Kompas.com - 16/09/2019, 17:31 WIB
Ilustrasi bermain basket shutterstockIlustrasi bermain basket
Editor Wisnubrata

Tapi tenang, pengurangan tinggi badan ini hanya sekitar 1 persen. Bukan masalah besar, karena tulang belakang akan kembali terdekompresi ketika tubuh berbaring atau menggantung.

Hal ini juga berhubungan dengan klaim bahwa olahraga bikin tinggi.

Sejatinya, yang utama bukan hanya urusan olahraga bikin tinggi atau berapa tinggi badan seseorang. Justru yang terpenting adalah sadar akan postur tubuh yang tepat.

Sisanya, memastikan tubuh mendapat asupan nutrisi yang tepat dan berolahraga adalah hadiah demi mendapatkan tubuh yang sehat. Urusan tinggi atau tidak, kepercayaan diri yang lebih penting.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.