Kompas.com - 17/09/2019, 11:12 WIB
Ilustrasi Eldoradosupervector/ShutterstockIlustrasi

Kopi membuat jam tidur anak terganggu karena kafein masih tersimpan dalam tubuh anak hingga delapan jam sesudahnya.

Karena kurang tidur, mereka pun akan mencari kopi lagi keesokan harinya untuk menambah stamina dan kewaspadaan.

Siklus ini akan terus berulang hingga mengakibatkan anak selalu susah tidur atau insomnia di malam hari.

Padahal, anak usia balita hingga 12 tahun membutuhkan tidur selama paling tidak 11 jam sehari.

Remaja usia 12-18 tahun harus tidur kira-kira 10 jam sehari. Waktu tidur ini dibutuhkan supaya setiap fungsi tubuh bekerja dengan baik.

2. Hiperaktif

Pada orang dewsa, kopi bisa menjadi minuman penambah energi dan meningkatkan kewaspadaan.

Namun, tubuh anak-anak jauh lebih rentan terhadap kafein daripada orang dewasa.

Akibatnya, anak bisa selalu merasa gelisah, tidak bisa konsentrasi, dan hiperaktif.

Minum kopi juga bisa membuat si kecil kurang berhati-hati dalam beraktivitas.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.