Kompas.com - 17/09/2019, 17:08 WIB
Seorang pengusaha bisnis catering nikahan tengah mengecek makanan yang disajikan dalam Pameran Catering Jawa Barat. KOMPAS.com/RENI SUSANTISeorang pengusaha bisnis catering nikahan tengah mengecek makanan yang disajikan dalam Pameran Catering Jawa Barat.

“Pertumbuhannya setiap tahun pun pesat. Pengusaha katering juga terus bertambah setiap tahunnya,” ungkap dia.

Saat ini anggota APJI yang terdaftar mencapai 173 katering. 

Peningkatan anggota terjadi seiring dengan permintaan yang juga terus meningkat. Untuk katering besar, bisa melayani 15-20 event per bulan.

Jumlah itu bisa meningkat lima kali lipat saat bulan Dzulhijjah yang dikenal sebagai bulan hajatan.

Baca juga: Cara Pilih Katering untuk Calon Pengantin

“Kalau dulu, bulan Safar atau ada bulan lainnya yang sepi nikahan. Tapi kalau sekarang, setiap bulan pasti ada order karena ada pernikahan,” imbuh Disa.

Pria yang juga pemilik Celdi Catering ini mengatakan, bisnis ini nyaris tak terpengaruh kondisi ekonomi nasional ataupun dunia.

Kalau harga bahan baku naik, pengusaha tinggal menaikkan harga katering. Kondisi itu tak memengaruhi jumlah permintaan.

Baca juga: Hitungan agar Katering Pesta Pernikahan Tak Mubazir

“Selama ini permintaan tak hanya dari warga Kota Bandung. Dari luar kota seperti Tasikmalaya, Cianjur, Sukabumi, dan Bogor nyarinya ke Bandung,” tutur dia.

Untuk pameran tiga hari kali ini, pihaknya menargetkan nilai transaksi sebesar Rp 7 miliar, alias naik Rp 2 miliar dari perolehan pameran sebelumnya dua tahun lalu Rp 5 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.