Melihat Baju Pejuang Indonesia di Panggung London Fashion Week

Kompas.com - 18/09/2019, 17:23 WIB
Di panggung Oxford Fashion Studio London Fashion Week Summer/Spring 2020 tersebut, Amaranthine menampilkan koleksi yang berbeda dari desainer internasional lainnya. DOKUMENTASI KBRI LONDONDi panggung Oxford Fashion Studio London Fashion Week Summer/Spring 2020 tersebut, Amaranthine menampilkan koleksi yang berbeda dari desainer internasional lainnya.

KOMPAS.com -  Sebagai brand pendatang baru dari Indonesia, Amaranthine tidak memperhitungkan munculnya reaksi positif dari pemerhati mode di Inggris.

Setidaknya pengakuan itulah yang dituturkan Ihat Malihat, Creative Director brand rumah mode Indonesia, Amaranthine.

Ihat mengungkapkan hal itu usai menampilkan karyanya di Royal Opera House, London, Inggris, Minggu (15/9/2019).

Di panggung Oxford Fashion Studio London Fashion Week Summer/Spring 2020 tersebut, Amaranthine menampilkan koleksi yang berbeda dari desainer internasional lainnya.

Baca juga: Melihat Gadis-gadis Cantik Portugis dalam Balutan Kain Batik...

Di panggung Oxford Fashion Studio London Fashion Week Summer/Spring 2020, Amaranthine menampilkan koleksi yang sungguh berbeda dari desainer internasional lainnya. Mengambil tema Heroes of Our Homeland, koleksi busana Amaranthine terinspirasi dari para pejuang nasional Indonesia yang khas mengenakan seragam dengan balutan warna earth tone.DOKUMENTASI KBRI LONDON Di panggung Oxford Fashion Studio London Fashion Week Summer/Spring 2020, Amaranthine menampilkan koleksi yang sungguh berbeda dari desainer internasional lainnya. Mengambil tema Heroes of Our Homeland, koleksi busana Amaranthine terinspirasi dari para pejuang nasional Indonesia yang khas mengenakan seragam dengan balutan warna earth tone.
Mengambil tema "Heroes of Our Homeland", koleksi busana Amaranthine terinspirasi dari pakaian para pejuang nasional yang khas mengenakan seragam dengan balutan warna earth tone.

"Kami percaya earth tone dengan gradasi warna cokelat di koleksi kali ini bisa membawa kehangatan dan semangat baru saat mengenakannya," kata Ihat dalam siaran pers KBRI London yang diterima Kompas.com.

Berbagai elemen militer pejuang nasional seperti topi terlihat modis dikenakan para model di atas panggung.

Menurut Ihat, koleksi desain Amaranthine membawa kesan yang berani dan percaya diri.

Baca juga: Kreasi Kolaborasi Batik X Cork Bakal Lahir di Portugal

.DOKUMENTASI KBRI LONDON .
Koleksi ini dilengkapi dengan aksesoris bernuansa emas, cutting desain yang modis terlihat sangat elegan.

Dia menilai, rancangan ini sesuai dengan pasar Inggris yang berkiblat ke desain yang modern dan kontemporer.

“Koleksi ini benar-benar salah satu dari sedikit yang menjadi favorit saya selama London Fashion Week,” ujar seorang blogger mode Inggris.

Baca juga: “Jogja Kota Batik Dunia” Unjuk Gigi di Lisbon, Portugal

Ihat memulai bisnisnya pada tahun 2009, dengan tujuan menawarkan koleksi busana yang mengutamakan kualitas dengan desain modern.

Dia mengaku, setiap desain busana dibuat dengan prinsip timeless, simple, classic, enchant, dan passionate.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X