Kompas.com - 19/09/2019, 13:00 WIB

KOMPAS.com - Ibaratkan testis sebagai pabrik tempat sperma dibuat. Agar menghasilkan "produk" berkualitas, tentu komponen pendukungnya harus diperhatikan. Dalam hal ini adalah pilihan gaya hidup kita.

Memang, beberapa faktor yang berhubungan dengan kesuburan berada di luar kendali kita, misalnya saja faktor keturunan.

Sperma adalah jendela kesehatan pria secara keseluruhan. Pilihan gaya hidup yang dibuat dapat berdampak besar pada kualitasnya," kata Kepala Departemen Urologi Cleveland Clinic Edmund Sabanegh.

Jika kita sedang berencana untuk memiliki keturunan, maka menjaga agar sperma dalam kondisi prima adalah keharusan. Dilansir Cleveland Clinic, berikut tips ini untuk membantu pria menjaga kesehatan spermanya.

1. Hindari merokok

Ilustrasi merokok dan minum minuman beralkoholSteve Mason Ilustrasi merokok dan minum minuman beralkohol

Merokok disebut dapat mengurangi vitalitas pria karena zat-zat dalam rokok menurunkan jumlah sperma dan membuat sperma kurang lincah bergerak.

Bukti menunjukkan, tembakau dapat merusak DNA dalam sperma, dan membuat pria pada risiko infertilitas. Kondisi kehamilan pun lebih rentan keguguran jika suami adalah perokok berat.

Untungnya, kerusakannya dapat terhindari jika memutuskan untuk berhenti merokok.

Baca juga: Demi Kesehatan, Begini 4 Cara Hentikan Kebiasan Merokok

2. Makan makanan sehat

Hindari junk food yang tinggi kalori, sarat dengan gula, lemak dan pengawet.

Pilih makanan segar dan utuh sebagai gantinya. Buah dan sayuran sangat baik karena antioksidan dan vitamin--terutama vitamin C dan E yang memiliki efek positif pada kesuburan.

3. Olahraga teratur

Ilustrasi olahragashutterstock Ilustrasi olahraga

Untuk kesehatan sperma yang lebih baik, kombinasikan makan sehat dengan latihan mengencangkan otot.

Kemampuan tubuh untuk membuat sperma tergantung pada memiliki campuran hormon yang tepat. Jaringan lemak yang berlebih di tubuh dapat mengubah campuran itu menjadi lebih buruk.

4. Batasi alkohol 

Minum alkohol dalam batas yang dianjurkan tidak menimbulkan masalah bagi kesehatan sperma. Sebaliknya, jika berlebihan dapat mengacaukan hormon, termasuk yang berperan dalam produksi sperma.

Baca juga: Gemar Makan Junk Food di Usia Remaja, Pengaruhi Sperma saat Dewasa

5. Jangan mengonsumsi suplemen testosteron

Semakin banyak pria menggunakan suplemen testosteron, baik secara ilegal sebagai obat peningkat kinerja atau di bawah pengawasan dokter.

Jika sedang dalam program kehamilam, maka hindari penggunaan testosteron tanpa pengawasan dokter. Suplemen hormon dikhawatirkan dapat mengacaukan hormon alami tubuh, sehingga produksi sperma berkurang.

6. Hindari berendam dengan air panas

Air panas memang sangat nyaman di otot yang sakit. Namun, mengekspos testikel ke tingkat panas yang tinggi dalam bak mandi air panas dapat menyebabkan masalah kesuburan.

Masalah-masalah ini tidak permanen, sehingga tak masalah berendam dalam air panas jika tidak berencana atau sudah mendapatkan keturunan.

Baca juga: Skandal Donor Sperma, Dokter Kesuburan Belanda Jadi Ayah 49 Anak

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.