10 Tanda Terjebak dalam Pernikahan yang Tak Bahagia

Kompas.com - 23/09/2019, 07:00 WIB
Ilustrasi pasangan shutterstockIlustrasi pasangan

Terkadang, hal-hal remeh seperti kentut di depan pasangan atau perbedaan perspektif bisa menjadi sumber tawa.

Menurut Grossman, hal tersebut justru membuat kita dan pasangan sadar bahwa kita adalah manusia yang dapat berbuat salah.

Jika segala sesuatu dipandang serius, justru akan menyebabkan kekacauan dalam pernikahan.
Kurangnya humor akan menyebabkan pernikahan tidak bahagia.

Baca juga: Pernikahan Memicu Stres Dua Kali Lipat Ketimbang Mengurus Anak

7. Tak mampu menerima kritik

Tidak ada yang suka menerima kritik. Namun, ketidakmampuan untuk mendengar kritik hanya menunjukkan citra diri yang sangat goyah.

Pada kenyataannya, hal ini menunjukkan kurangnya humor dan kurangnya kesadaran bahwa manusia bisa berbuat salah.

Bagaimanapun, berbuat salah adalah manusiawi. Jika kita tidak dapat menerima kritik, maka kita tidak bisa tumbuh lebih baik dan menemukan solusi untuk menyelesaikan masalah.

8. Pasangan tak mau bertanggung jawab atas kesalahannya

Pada tahap tetentu, perdebatan yang terjadi adalah kontribusi dari kedua pihak. Hal yang wajar jika pertengkaran terjadi dalam pernikahan. Jika ada sesuatu yang terasa salah, maka katakanlah dan berbuatlah sesuatu.

Namun, hanya bertindak sebagai pihak yang menjadi korban tidak bisa menyelesaikan masalah. Tetapkan batasan yang sehat pada apa yang bisa dan tidak bisa kita toleransi. Sekali lagi, kita harus menyadari jika manusia bisa saja membuat kesalahan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber menshealth
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X