Kompas.com - 23/09/2019, 10:19 WIB
Ilustrasi vape MakcouDIlustrasi vape

Iceu mengatakan, pendampingan perlu dilakukan oleh orang terdekat karena merekalah yang tau kondisi pasien dan kebiasaan pasien.

Misal ada orang yang menggunakan vape atau merokok ketika stres. Namun ada pula orang saat tidak ada pekerjaan atau tengah bengong.

Dengan mengetahui pola kebiasaan tersebut, maka pendamping bisa melakukan pencegahan.

“Mendekati kondisi merokok, dicegah dengan melakukan kegiatan lain. Dicari kesukaan lain. Misal, dialihkan dengan sesuatu yang dia suka. Misal olahraga atau makanan,” ucap dia.

Dokter biasanya akan mengecek perkembangan pasien saat datang kontrol. Bahkan, dia memberikan nomor kontak kepada pasien untuk mengingatkan pada janji pasien agar tidak merokok.

Baca juga: INFOGRAFIK: Kandungan dan Bahaya Vape

Sebab pada intinya, ketika seseorang sudah bertekad berhenti merokok, orang-orang di sekelilingnya harus mendukung. "Salah satunya dengan kerap mengingatkan pasien," kata Iceu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

KOMPAS.com/Dhawam Pambudi Infografik: Beda Rokok dan Vape

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.