Kompas.com - 24/09/2019, 18:49 WIB
Pasukan Brimob Polri, Selasa (24/9/2019), menghalau massa mahasiswa ke arah kawasan Semanggi menggunakan water canon. KOMPAS.com/ Kristian ErdiantoPasukan Brimob Polri, Selasa (24/9/2019), menghalau massa mahasiswa ke arah kawasan Semanggi menggunakan water canon.

 

2. Menjauh dari area

Jika sudah terlanjur menyebar, Dokter pengobatan darurat di Mercy Medical Center, J David Gatz, MD mengatakan, hal terpenting yang dapat dilakukan untuk meminimalisasi efek gas air mata adalah segera menjauh ke area yang terbebas dari gas air mata.

Gas ini juga lebih berat dan akan segera turun ke tanah. Jadi, usahakan segera pergi ke tempat yang lebih tinggi.

3. Gunakan masker atau perlengkapan lain

Pertahanan terbaik terhadap gas air mata adalah masker gas. Tetapi, jika tidak memilikinya, kamu dapat mempersiapkan bandana atau handuk kertas yang telah direndam dalam jus lemon atau cuka sari buah, dan menyimpannya dalam kantong plastik.

Kita akan bisa bernapas melalui kain yang diasamkan selama beberapa menit, yang akan memberi kita cukup waktu untuk mencapai dataran yang lebih tinggi.

Baca juga: Demonstran, Ini Penanganan Pertama Jika Terkena Gas Air Mata

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Aftermath
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.